Demo Provinsi Luwu Raya, Massa Blokade Trans Sulawesi Aktivitas Lumpuh Total

LOCK DOWN. Warga Luwu Raya melakukan aksi unjuk rasa dan memblokade trans Sulsel.

LOCK DOWN. Warga Luwu Raya melakukan aksi unjuk rasa dan memblokade trans Sulsel.

KLIKSANDI.COM, Luwu Aksi unjuk rasa menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya semakin meluas. Warga Luwu melakukan aksi serentak di sejumlah titik. Mereka memblokade jalan Trans Sulsel hingga wilayah Luwu Raya lumpuh total.

Akibat aksi tersebut, aktivitas ekonomi dan fasilitas umum di tiga kabupaten dan satu kota lumpuh total. Massa yang tergabung dalam Gerakan Perlawanan Rakyat Luwu (GPPRL) menegaskan bahwa aksi blokade ini akan berlangsung selama 48 jam ke depan sebagai puncak tuntutan pemekaran wilayah.

Blokade jalan dilakukan di titik-titik strategis yang menjadi urat nadi transportasi di Sulawesi Selatan di antaranya di Kabupaten Luwu, massa menutup total jalur Trans Sulawesi di perbatasan Luwu serta Kecamatan Bosso.

Pemblokadean jalan juga dilakukan di pintu masuk kota dan akses utama di depan Kantor Wali Kota Palopo. Di Kabupaten Luwu Utara, massa menutup jalan di Kecamatan Sabbang dan Jembatan Baliase.

Tidak hanya jalur darat, fasilitas transportasi udara juga menjadi sasaran aksi. Di Luwu Utara, massa melakukan longmars sejauh 5 kilometer menuju Bandara Andi Djemma Masamba. Kehadiran massa di area sekitar bandara membuat aktivitas penerbangan dan akses penumpang terganggu signifikan.

“Aksi ini merupakan bentuk keseriusan rakyat Luwu. Kami menuntut janji pemekaran Provinsi Luwu Raya segera direalisasikan,” kata Karimuddin, Ketua Presidium GPPRL.

Ketegangan sempat meningkat di Jembatan Baliase, Luwu Utara. Kericuhan pecah saat salah seorang pengendara motor berupaya nekat menerobos barisan massa yang melakukan blokade.(egg)

Leave a Reply