KLIKSANDI.COM, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi meminta kepada semua pimpinan ke wilayahan sampai di tingkat RT/RW untuk siaga selama 24 jam. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana menyusul peringatan BMKG terkait dengan potensi tingginya curah hujan dalam tiga hari ke depan.
Bahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar meningkatkan status kewaspadaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlanjut.
“Karena ini musim cuaca ekstrem, seluruh jajaran dari kepala SKPD, camat, lurah, hingga RT/RW harus tetap siaga dan aktif memantau lingkungan sekitar. Tidak boleh ada masyarakat yang terdampak tanpa kehadiran dan campur tangan negara,” tegas Munafri, yang akrab disapa Appi.
Instruksi siaga 24 jam ini mencakup seluruh aspek pemerintahan. Aparat di tingkat kecamatan dan kelurahan hingga RT/RW ditugaskan untuk deteksi dini potensi bahaya di lapangan, seperti genangan, pohon tumbang, atau kerusakan infrastruktur.
Namun, fokus kesiapsiagaan tidak hanya di daratan. Wali Kota secara khusus menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk memperketat pemantauan di wilayah kepulauan.
Hal ini mengantisipasi risiko gelombang tinggi dan angin kencang di laut yang dapat membahayakan nelayan dan warga pesisir.
“BPBD harus aktif memantau kondisi warga di pulau-pulau. Pemantauan di laut juga harus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan mengetahui secara cepat kondisi di lapangan,” imbuh Appi.
Selain menggerakkan aparatur, Munafri juga menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.
“Masyarakat kami imbau untuk berhati-hati, terutama di sekitar pohon pelindung jalan yang berpotensi tumbang. Waspadai juga bahaya arus listrik akibat cuaca ekstrem, risiko ini sangat serius terutama bagi anak-anak,” pesannya.(egg)

Leave a Reply