Mahasiswa Enrekang Demo tuntut Penyelidikan Kasus Pemerasan yang Libatkan Eks Kajari

DEMO. Mahasiswa Enrekang melajukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejari Enrekang terkait dengan korupsi baznas Enrekang.

DEMO. Mahasiswa Enrekang melajukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejari Enrekang terkait dengan korupsi baznas Enrekang.

KLIKSANDI.COM, Enrekang Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Enrekang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejari Enrekang, Senin, 15 Desember 2025. Mereka menuntut agar kasus dugaan pemerasan dari kasus korupsi Baznas Enrekang dibuka lebar. Kasus ini diketahui menyeret nama mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Enrekang berinisial PDL.

Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Enrekang ini melakukan orasi di depan kantor Kejari Enrekang. Mereka menyebut pihak komisioner Baznas Enrekang yang menjadi tersangka dari kasus itu adalah korban pemerasan dan kriminalisasi.

Aksi unjuk rasa diwarnai pembakaran puluhan ban, menutup akses jalan dan pelemparan telur, air mineral gelas ke arah Kajari, Andi Fajar dan jajarannya. Di hadapan Kajari yang baru beberapa Minggu dilantik, mahasiswa ini bergantian melakukan orasi menuntut mantan kejari segera diadili atas perbuatannya.

Misba Juang, salah satu orator mahasiswa mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Kejari Enrekang yang menetapkan 5 Pimpinan dan 1 mantan Pimpinan BAZNAS Enrekang sebagai tersangka dugaan korupsi dana Zakat, Infaq dan Sedekah adalah cacat hukum. Massa aksi mulai bereaksi dengan mendobrak pagar besi kantor kejaksaan Enrekang saat mendapatkan perlakukan arogan dari sopir Kejaksaan Negeri Enrekang yang dianggap provokatif.

Ratusan mahasiswa ini juga menuding Kajari Baru, A. Fajar Anugrah Setiawan tidak melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap kasus Baznas sebelum melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka.

“Kejaksaan Negeri Enrekang terkesan tetap memaksakan membawa perkara ini ke dalam proses persidangan, padahal Kuasa Hukum BAZNAS tengah melakukan upaya hukum dengan melakukan proses Praperadilan,” jelas dia.

Kajari Enrekang, A Fajar Anugrah Setiawan memberikan apresiasi terhadap aksi para mahasiswa Enrekang itu. Dia menyebut, aksi unjuk rasa itu adalah bagian dari aspirasi yang mesti dua dengarkan.

“Saya berterima kasih dengan aspirasi tersebut,” kata A. Fajar Anugrah Setiawan.

Selain itu, A Fajar juga berharap agar semua warga masyarakat dapat menjaga keteriban di daerah tersebut.

“Mari kita kembali kepada diri sendiri untuk tetap menjaga rasa aman dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan masyarakat, terutama diri sendiri, dan keluarga kita,” katanya.(egg)

Leave a Reply