KLIKSANDI.COM, Jambi — Pembalap asal Masamba, Luwu Utara, Awhin Sanjaya telah tiada. Dia meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan fatal dalam pertandingan Grand Final Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 yang digelar di Zabaq National Circuit, Minggu, 14 Desember 2025, sore.
Sosok Awhin Sanjaya dikenal sebagai pembalap kebanggaan Sulawesi Selatan. Pria kelahiran Masamba 22 Februari 1998 ini sudah mencatatkan prestasi di level nasional.
Awhin dikenal sosok kalem, pendiam, dan murah senyum. Ia telah mengukir banyak prestasi di kancah nasional maupun internasional.
Pembalap kelahiran Masamba ini pernah meraih double podium Kejurnas Sport 250cc Indospeed Race Series (IRS) 2018 di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat, 25-26 Agustus 2018.
Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) berhasil menyelesaikan seri ketiga IRS dengan menyabet podium ketiga di balapan pertama dan podium kedua di balapan kedua.
Pada balapan pertama (25/8/2018), Awhin mengantongi catatan waktu kualifikasi 1:44.263. Ia memulai balapan di posisi ke delapan.
Prestasi lainnya yaitu pernah menjadi bagian tim binaan PT Astra Honda Motor (AHM) atau Astra Honda Racing Team (AHRT). Runner-up ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250 2019.
Ia juga pernah membela tim SWR Tuan Muda Catam Solid R22 Racetech BKRT Chans Racing. Banyak gelar nasional telah ia raih, yang menunjukkan kualitasnya sebagai pembalap kelas dunia.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim turut berbela sungkawa atas insiden itu. Kepergian Awhin menyimpan luka yang mendalam bagi seluruh warga Lutra.
“Kami sangat berdukacita, saya sebagai bupati dan seluruh warga Luwu Utara berduka atas meninggalnya Awhin Sanjaya,” ucap Andi Rahim.
Andi Rahim mengenang sosok Awhin sebagai pemuda berprestasi. Awhin tidak hanya tidak hanya mengharumkan nama daerah, namun juga Indonesia.
“Beliau adalah pemuda andalan Luwu Utara yang telah banyak mengharumkan nama Luwu Utara bahkan Indonesia. Kami doakan semoga keluarga bisa tabah menerima cobaan berat ini,” ucapnya.
Andi Rahim menilai Awhin telah memiliki kemampuan balap sejak menempuh sekolah dasar (SD). Andi Rahim menjadi saksi Awhin sebagai pembalap berprestasi.
“Saya dampingi dia di awal-awal kariernya sebelum menjadi pembalap nasional, dia anak yang punya skill terbaik,” jelas Andi Rahim.(egg)


Leave a Reply