KLIKSANDI.COM, Pangkep— Tiga orang remaja di Kabupaten Pangkep nekat membobol sebuah sekolah dasar di Pangkep. Mereka mencuri sembilan laptop yang ada di sekolah itu.
Laptop itu kemudian dijual dengan harga yang sangat murah. Hasil penjualan laptop kemudian digunakan untuk membeli rokok dan jajan.
Ketiga remaja itu diketahui masing-masing berinisial R (18), J (16), dan A (16). Mereka dibekuk Unit Resmob Polres Pangkep pada Senin (1/12/2025), setelah polisi menerima laporan kehilangan dari pihak sekolah.
“Benar, unit Resmob telah mengamankan tiga orang remaja pelaku pencurian sembilan unit laptop Chromebook dan sebuah mesin air di sebuah sekolah,” kata Kasi Humas Polres Pangkep, AKP Imran, Kamis (4/12/2025).
Para pelaku diketahui beraksi dua kali. Pencurian pertama terjadi pada Minggu (23/11/2025) dengan membawa kabur empat unit Chromebook.
Pada aksi pertama, ketiganya awalnya datang ke sekolah dengan dalih mencari tanaman. Namun, saat masuk ke ruang guru, mereka melihat sejumlah laptop yang tersimpan di dalam ruangan.
“Mereka melihat ada sekitar 15 unit Chromebook di ruang guru, kemudian mengambil empat unit pada kejadian pertama,” jelas Imran.
Merasa aksinya aman, para pelaku kembali mendatangi sekolah sepekan kemudian atau pada Minggu (30/11/2025). Dalam aksi kedua, mereka mencuri lima unit Chromebook serta satu mesin air.
“Satu minggu kemudian kembali lagi, dan melihat ternyata masih ada laptop yang disana,” ucapnya.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku membobol jendela ruang guru menggunakan obeng. Pelaku berinisial J masuk ke dalam ruangan, sementara dua pelaku lainnya menunggu di luar untuk menahan jendela dan menerima barang curian.
“Pelaku J yang masuk ke ruang guru, dua pelaku lain bertugas menunggu di luar,” ucapnya.
Sebagian hasil curian tersebut kemudian dijual dengan harga sangat murah. Dua unit Chromebook dilepas seharga Rp100 ribu, sedangkan mesin air dijual Rp35 ribu. Uang hasil penjualan itu habis digunakan untuk membeli rokok dan jajan.(egg)

Leave a Reply