Pangdam Minta Maaf atas Kematian Prada HMN di Tangan Senior

Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko

Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko

KLIKSANDI.COM, MakassarPanglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan permintaan maaf ke keluarga Prada HMN. Sekedar diketahui, Prada HMN adalah prajurit Yonarhanud 4/AAY yang ditemukan tergeletak di barak TNI di Malino, Kabupaten Gowa. Dia tewas setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.

Saat ini, TNI melakukan penyelidikan terkait kematian Prada HMN itu. Penyelidikan menyebutkan jika kematian Prada HMN berkaitan dengan tiga seniornya yang kini menjadi tersangka dari kasus itu.

“Pertama terhadap insiden mengenai (kematian Prada HMN) rekan kita, prajurit kita, anak kita, saya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar. Kedua, saya menyampaikan duka yang mendalam,” kata Mayjen Bangun kepada wartawan di Markas Arhanud 4/AAY, Senin (24/11/2025).

Mayjen Bangun menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir setiap tindakan kekerasan prajurit terhadap prajurit lainnya. Rantai kekerasan berkedok pembinaan prajurit harus diputus.

“Kemudian yang ketiga, ini yang sangat penting bahwa saya tidak akan mentolerir prajurit yang menyakiti prajurit lainnya apalagi sampai merenggut nyawanya,” katanya.

“Rantai kekerasan atas nama pembinaan ini, kita sering latihan keras tapi tidak menyakiti soal sampai menghilangkan nyawa. Itu sama sekali tidak boleh,” sambung Mayjen Bangun.

Pihaknya mengimbau prajurit harus saling mengayomi selama di barak. Apalagi operasi di luar barak berbahaya dan perlu persiapan matang.

“Jadi kehidupan di barak, di asrama harus saling asah, saling asih, saling asuh untuk menghadapi tugas berbahaya dan penuh kesulitan itu tadi,” katanya.

Dia mengaku menyesalkan prajurit senior sampai tega melakukan dugaan tindak kekerasan. Mayjen kembali memastikan akan melakukan pembenahan di internalnya.

“Sampai saat ini baru tiga orang saja (menjadi tersangka), yang lebih sedih ini (pelaku) lebih satu tingkat di atasnya saja. Ini mungkin yang harus dibenahi tentang kehidupan di barak,” imbuh Mayjen Bangun.(egg)

Leave a Reply