Angin Kencang Landa Bantaeng dan Bulukumba, Kantor dan Rumah Porak-Poranda

BENCANA. Angin kencang menumbangkan sejumlah pohon di Kabupaten Bulukumba, Sabtu 15 November 2025.

BENCANA. Angin kencang menumbangkan sejumlah pohon di Kabupaten Bulukumba, Sabtu 15 November 2025.

KLIKSANDI.COM, BantaengAngin kencang melanda dua daerah di Sulsel, yaitu Bantaeng dan Bulukumba, Sabtu, 15 November 2025. Sejumlah bangunan porak-poranda, termasuk kantor dan rumah warga.

Di Bantaeng, bangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng rusak parah akibat angin kencang. Sebagian atap gedung baru yang berlokasi di Jalan Kestadion, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng dilaporkan terbang dan ambruk pada, Sabtu (15/11) siang, setelah wilayah Bantaeng dilanda angin kencang beberapa menit.

Robohnya atap ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Kantor PLHUT tersebut baru saja difungsikan penuh dalam hitungan beberapa bulan terakhir. Dari sejumlah video yang beredar atap gedung berlantai dua itu terlempar jauh beberapa meter dari gedung itu sendiri.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama Bantaeng, Muhammad Tahir membenarkan hal tersebut. “Iya,” singkat Muhammad Tahir.

Tidak hanya perkantoran, pohon tumbang juga terjadi di sejumlah titik di Bantaeng. Beberapa di antaranya ada di Kelurahan Lamalaka.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba mencatat ada enam lokasi yang juga terdampak angin kencang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Andi Hasbullah merinci, di Kecamatan Ujungbulu, pohon tumbang terjadi di Kasuara dan Bentenge. Selanjutnya, satu titik berada di poros Tukombo, Kecamatan Bontobahari, dan tiga titik lainnya di Kecamatan Gantarang, yakni Barombong, Ponci, dan Bialo.

Akibat kejadian tersebut, dua unit mobil tertimpa pohon, masing-masing di Ponci dan Desa Bialo. Dua bangunan juga terdampak, yakni Panti Asuhan Babussalam di Kasuara serta rumah milik Ir. Bachtiar di Bentenge, yang berada di belakang rumah jabatan Kapolres Bulukumba.

Sementara pohon tumbang di Barombong dan poros Bira sempat menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas. BPBD Bulukumba langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

“Kami menurunkan tiga regu. Tim kami sudah berada di lokasi,” ujar Hasbullah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, Hasbullah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Jangan berteduh atau menyimpan kendaraan di bawah pohon. Dan kalau ada pohon yang sudah membahayakan, segera dilaporkan untuk dilakukan pemangkasan atau penebangan,” pesannya.(egg)

Leave a Reply