Kuota Haji Maros Diprediksi Naik Tahun Depan

Ilustrasi: Haji

Ilustrasi: Haji

KLIKSANDI.COM, Maros Kabupaten Maros disebut akan mendapat kenaikan kuota haji yang signifikan, tahun depan. Hal ini terjadi setelah adanya perubahan skema kuota haji pemerintah pusat.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Maros, Ahmad Ihyadin, menyebut selama ini kuota haji Maros hanya 296 orang per tahun.

“Jadi ada penambahan signifikan tahun 2026 karena kebijakan baru pemerintah,” katanya, Minggu (9/11/2025).

Menurutnya, kebijakan baru menetapkan pembagian kuota berdasarkan daftar tunggu (waiting list), bukan lagi proporsi jumlah penduduk muslim. Sistem lama dianggap adil secara jumlah penduduk, tetapi tidak mencerminkan urutan pendaftaran jemaah.

Akibatnya, ada kabupaten dengan penduduk muslim banyak namun pendaftar sedikit tetap memperoleh kuota besar. Sebaliknya, daerah dengan pendaftar tinggi justru mendapat kuota kecil.

Kini, setelah pemerintah menerapkan formula baru berbasis waiting list sesuai amanat UU Nomor 14 Tahun 2025, pembagian kuota menjadi lebih proporsional.

Kuota ditentukan berdasarkan jumlah calon jemaah yang sudah terdaftar dan menunggu giliran. Dampaknya, beberapa kabupaten yang selama ini menikmati kuota besar karena faktor demografis mengalami penurunan drastis, bahkan ada yang tidak mendapat jemaah sama sekali pada 2026.

“Daerah dengan daftar tunggu tinggi seperti Maros berpeluang besar mendapat tambahan kuota signifikan,” imbuhnya.

Ahmad menegaskan kebijakan ini bukan pengurangan hak, melainkan upaya menegakkan keadilan.

“Sistem baru ini lebih adil karena prinsipnya first come, first served. Jadi yang sudah lama mendaftar bisa lebih cepat berangkat,” jelasnya.

Penentuan resmi jumlah kuota haji per kabupaten/kota di Sulsel akan diumumkan Selasa pekan depan. Sementara itu, proses pelunasan biaya haji masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

“Setelah penetapan kuota dilakukan, tahap selanjutnya adalah verifikasi dokumen, pemeriksaan kesehatan, pelunasan, pengurusan visa, bimbingan manasik, hingga persiapan pemberangkatan calon jemaah haji Maros,” tutupnya.

Sebelumnya, biaya haji 2026 di Kabupaten Maros mengalami penurunan sekitar Rp1 juta dibanding tahun lalu. Kepala Kemenag Maros, Muhammad, menyebut total biaya haji tahun ini sekitar Rp54 juta lebih.

Calon jemaah yang telah membayar uang pendaftaran hanya perlu melunasi sekitar Rp34 juta.(egg)

Leave a Reply