KLIKSANDI.COM, Maros — Penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Maros kini bermasalah. Hingga september tahun ini, serapan pupuk subsidi di maros baru mencapai 26.106 ton dari total kuota 26.015 ton.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros mencatat jumlah itu setara 47,009 persen dari kuota pemerintah pusat. Kabid Sarana, Prasarana, dan Agribisnis Dinas Pertanian Maros, Nini Adriani Nurdin, menjelaskan alokasi pupuk subsidi terdiri atas tiga jenis: Urea 14.754 ton, NPK 11.107 ton, dan organik 154 ton.
Realisasi penyaluran hingga 17 September Urea 7.143 ton, NPK 4.933 ton, dan organik 30 ton.
“Kuota terbesar berada di Kecamatan Bantimurung, total 4.204 ton untuk tiga jenis pupuk,” ujarnya, Minggu (21/9/2025).
Ia menyebut serapan rendah dipengaruhi musim tanam.
“Belum semua kecamatan menanam padi dan jagung karena masih kemarau. Penebusan pupuk oleh petani belum maksimal,” jelasnya.
Penyerapan diperkirakan meningkat mulai Oktober hingga akhir tahun. “Memasuki musim hujan, petani mulai menanam. Biasanya kuota pupuk ditebus besar-besaran,” tambahnya.
Penyaluran pupuk subsidi berdasarkan usulan kelompok tani melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Syaratnya, tergabung dalam kelompok tani, menyusun RDKK, memiliki lahan di bawah 2 hektare, dan menanam komoditas yang ditetapkan pemerintah.
“Komoditas itu di antaranya padi, jagung, kedelai, singkong, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kakao, dan kopi,” terangnya.
Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi: Urea Rp2.250/kg, NPK Rp2.300/kg, dan organik Rp800/kg. Sebelumnya, Bupati Maros Chaidir Syam menyoroti lambannya penyaluran pupuk meski alokasi cukup besar.
“Alhamdulillah, Pak Menteri Pertanian sudah beri perhatian besar. Tapi realisasi kita baru 38 persen. Ini jadi pertanyaan besar. Ada apa? Ini harus kita telusuri bersama,” ujarnya.
Chaidir meminta dinas, penyuluh, dan kelompok tani mempercepat penyaluran agar pupuk segera dimanfaatkan petani.
“Jangan sampai pupuk yang seharusnya sudah sampai ke petani malah terhambat di tengah jalan karena masalah teknis atau komunikasi,” tegasnya.(egg)

Leave a Reply