KLIKSANDI.COM, Makassar — Hingga saat ini, jadwal Musda Golkar Sulsel masih belum jelas. Jadwal yang tidak jelas ini membuat wacana aklamasi bakal terjadi di Musda Golkar Sulsel.
Tetapi, sejumlah petinggi partai Golkar Sulsel menepis wacana itu. Mereka menyebut, skenario aklamasi memang menjadi keinginan DPP Golkar. Tetapi, itu belum tentu terjadi di Sulsel.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Lakama Wiyaka mengatakan, membantah perihal isu yang beredar soal kemungkinan Musda berlangsung secara aklamasi. Dia menyebut hal itu bukan kebijakan khusus untuk Sulsel, melainkan harapan umum dari DPP untuk semua daerah.
“Harapan DPP memang menyatu (aklamasi) karena dikhawatirkan terjadi perpecahan atau ada kader yang pindah. Tapi itu berlaku di seluruh Indonesia, bukan hanya Sulsel,” tegasnya.
Dia mengungkapkan, pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel sudah mesti digelar dalam waktu dekat.
Pasalnya, menurut dia, DPD Sulsel telah melayangkan surat resmi kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk meminta penjadwalan Musda.
Hanya saja hingga kini, pihaknya masih menunggu jawaban resmi dari DPP terkait kepastian waktunya.
“DPD sudah membuat surat meminta kepada DPP untuk dijadwalkan Musda. Sementara kami tunggu jawaban dari DPP mengenai jadwal itu,” kata Lakama usai menghadiri rapat pleno di Kantor DPD II Golkar Makassar, Jalan Lasinrang, Rabu, 17 September 2025, malam.
Dirinya juga menegaskan sejauh ini tidak ada hambatan berarti yang membuat Musda di Sulsel tertunda.
“Di Sulsel tidak adaji kendala, tidak seperti daerah lain,” jelasnya.
Lebih jauh, Lakama menekankan bahwa kepengurusan lama tidak bisa diperpanjang setelah Surat Keputusan (SK) habis masa berlaku. Yang mana diketahui SK kepengurusan Golkar Sulsel diterima pada 21 November 2020 dan berlaku lima tahun.
“Tidak ada istilah diperpanjang kepengurusan. Juklak 02 April 2025 menyatakan DPD II itu harus selesai Desember, tentu DPD I lebih awal karena DPD I yang melaksanakan Musda di daerah. Jadi satu dua bulan ini mesti ada jadwal Musda,” ujarnya.
Terkait isu penundaan Musda karena ada calon yang belum memenuhi dukungan, Lakama kembali menegaskan tidak ada hambatan semacam itu di Sulsel. Asuransi gedung
“Soal Musda ditunda karena calon belum cukup dukungan, itu tidak ada. Saya bilang tidak ada kendala di Sulsel,” pungkasnya.(egg)

Leave a Reply