KLIKSANDI.COM, Bulukumba – Lonjakan pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk kebutuhan administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bulukumba membuat pelayanan di Polres Bulukumba bekerja ekstra keras. Dalam lima hari terakhir, lebih dari 3.000 pemohon telah dilayani secara non-stop dari total 4.722 orang.
Di tengah tingginya beban kerja itu, dedikasi seorang anggota Polri, Aipda Arman, menjadi sorotan. Operator SKCK ini sempat tumbang saat melayani masyarakat di Mapolres Bulukumba, Senin (15/9/2025) pagi.
Saat sedang memproses data di depan komputer, Arman mendadak terlihat pucat hingga akhirnya jatuh sakit. Tim medis Klinik Polres Bulukumba yang siaga di lokasi segera memberikan pertolongan.
“Beliau sempat drop karena kelelahan. Untungnya, tim medis Klinik Polres Bulukumba segera memberikan penanganan,” jelas AKP Marala, Kasi Humas Polres Bulukumba.
Petugas medis pun bergerak cepat memberikan infus vitamin dan alat bantu pernapasan. Setelah kondisinya membaik, Arman kembali berdiri di meja pelayanan SKCK dan melanjutkan tugasnya.
Meski sempat tumbang, semangat pengabdiannya tidak luntur. Ia mengaku tetap ingin melayani masyarakat, karena sudah menjadi bagian dari tugas dan kewajiban polisi. Peristiwa ini bahkan meninggalkan kesan mendalam bagi para pemohon SKCK yang menyaksikan langsung.
“Hal ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas, meski petugas harus bekerja ekstra,” tambah AKP Marala.
Kisah Aipda Arman mencerminkan pengorbanan aparat kepolisian di balik meja pelayanan, yang bekerja tanpa kenal lelah agar masyarakat mendapatkan hak administratifnya tepat waktu.(egg)

Leave a Reply