Kemarau Landa Parepare, Debit Air Bersih PDAM Berkurang Drastis

DRASTIS. Kondisi Salo Karajae di Kota Parepare yang merupakan sumber utama air baku untuk PDAM Parepare.

DRASTIS. Kondisi Salo Karajae di Kota Parepare yang merupakan sumber utama air baku untuk PDAM Parepare.

KLIKSANDI.COM, Parepare — Kemarau panjang juga melanda Kota Parepare. PDAM Tirja Karajae menyebut, akibat kekeringan itu, pasokan air bersih PDAM ikut terganggu. Kini, pihak PDAM Parepare menyebut debit air bersih kini berkurang drastis. Pihak PDAM terpaksa harus mengandalkan mobil tangki untuk memberikan pelayanan air bersih untuk pelanggan.

Direktur PAM Tirja Karajae, Firdaus Djollong tinjau fasilitas Intake di Salo Karajae pada Jumat sore. Hal itu dilakukan setelah beberapa wilayah mengalami gangguan pendistribusian air bersih.

Dalam peninjauannya, ia menemukan debit air sungai Karajae mengalami penurunan signifikan. Sehingga, sebelumnya 140 liter perdetik didistribusikan ke pelanggan, kini hanya mampu 80 liter perdetik yang didistribusikan kepada pelanggan.

“Ini menjadi tanya besar bagi kami, karena tahun lalu dengan kondisi El Nino yang cukup panjang jumlah debit kami mampu mendistribusikan air 140 liter perdetik bahkan 180 liter per detik.

“Tapi untuk hari ini, tahun ini, sepertinya ada perubahan kondisi arus air di bagian hulu sehingga air yang kemudian sampai ke kami ini mengalami penurunan yang sangat signifikan,” katanya.

Dia juga mengemukakan, pihaknya telah menonaktifkan sementara pompa yang mendistribuksikan air 60 liter perdetik kepada pelanggan, akibat kondisi debit air sungai mengalami penurunan. Ia memastikan, penurunan debit air sungai Karajae jadi pemicu gangguan distribusi ke pelanggan.

“Karena terjadi penurunan debit air, sehingga distribusi air yang tadinya 140 liter perdetik yang kami salurkan, menjadi 80 liter perdetik. Pasti akan ada gangguan distribusi ke pelanggan,” ujar mantan anggota DPRD Parepare itu.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya kini mengoptimalkan layanan air bersih dengan mobil tangki kepada pelanggan. Layanan air itu akan disalurkan melalui mobil tangki PDAM, DLH dan Damkar secara gratis.

“Ada sekitar 5.000 sampai 7.000 pelanggan yang pasti mengalami kondisi yang berat soal ketersediaan air bersih mereka,” ungkapnya.

Dia mengimbau pelanggan agar dapat menghemat air dalam kondisi musim kemarau ini. Dia juga meminta pelanggan untuk menyiapkan penampungan air.(egg)

Leave a Reply