Setelah Surabaya dan Jakarta, Unjuk Rasa di Semarang Juga Berakhir Rusuh

Aksi unjuk rasa di Semarang.

Aksi unjuk rasa di Semarang.

KLIKSANDI.COM, Semarang — Kerusuhan dalam aksi unjuk rasa di beberapa titik di Indonesia terus meluas. Setelah terjadi di Jakarta dan Surabaya, kerusuhan juga terjadi di Semarang.

Massa aksi di Semarang awalnya berorasi menyampaikan kekecewaan terhadap pejabat, termasuk isu kenaikan tunjangan DPR RI di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang lesu. Massa juga menyinggung soal kematian Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas setelah dilindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta.

Perwakilan mahasiswa, Fahry, mengatakan aksi ini merupakan bentuk ketidakpuasan rakyat. “Bahwasannya masyarakat Indonesia tidak bisa dipermainkan,” kata Fahry saat ditemui di lokasi.

Ia menegaskan demonstrasi perlu terus dilakukan untuk menekan pemerintah. “Karena saya rasa untuk para pemerintah, pejabat, mereka hanya melihat, tapi nyatanya mereka hanya bersenang-senang,” ujarnya.

Fahry juga menyinggung ketimpangan anggaran yang justru lebih banyak dinikmati pejabat. “Yang kata efesiensi-efesiensi anggaran tapi nyatanya tersebut dana yang diberikan hanya diberikan lebih kepada para pejabat khususnya DPR RI,” ungkapnya.

Seorang driver ojol yang ikut aksi menyebut kehadirannya sebagai bentuk solidaritas untuk rekan sejawat, Affan.

“Ini solidaritas saja,” ujar pengemudi ojol tersebut.

Ricuh dengan Polisi Sekitar pukul 16.08 WIB, massa mulai mendekati gerbang Mapolda Jateng dan melempari kantor polisi. Aparat lalu membalas dengan menembakkan water cannon dan gas air mata.(egg)

Leave a Reply