Posting Angka 4 di Facebook, Naili-Ome Dilantik 4 Agustus?

Angka 4, Naili & Akhmad

Angka 4, Naili & Akhmad

KLIKSANDI.COM, Palopo — Jadwal pelantikan pasangan Wali Kota Palopo, Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin hingga saat ini masih belum diketahui. Meski demikian, ada wacana pelantikan akan dilakukan pada 4 Agustus mendatang.

Akhmad Syarifuddin alias Ome bahkan memposting gambar angka 4 berlatar biru. Di gambar itu terlihat tulisan Naili-Ome. Sekedar diketahui, angka 4 itu adalah nomor urut pasangan Naili-Ome di Pilkada Palopo.

“Dilantik Hari Senin, 4 Agustus 2025 oleh Gubernur Sulsel. Ayo warga Palopo, mari bergembira kita sambut Pemimpin Baru,” tulis akun itu.

Wakil Wali Kota Palopo terpilih, Akhmad Syarifuddin Daud atau yang akrab disapa Ome, buka suara soal jadwal pelantikan dirinya bersama Wali Kota terpilih Naili Trisal.

Seperti yang dilansir Herald, Ome mengaku belum mendapat jadwal pelantikan itu. Dia menyebut, jadwal resmi pelantikan masih menunggu proses di pemerintah pusat.

“Belum tau juga ini masih on proses,” balas Ome singkat ketika ditanya apakah pelantikan akan digelar pada 4 Agustus mendatang.

Meski begitu, ia memastikan komposisi tim pendukung pemerintahan, termasuk di level Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sudah disiapkan sejak jauh hari. “Siap,” tegasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel memberi sinyal bahwa pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo terpilih dijadwalkan paling lambat awal Agustus.

Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, menyebut tenggat waktu pelantikan maksimal 20 hari setelah pengesahan DPRD. “Itu paling lama 20 hari, terhitung dari tanggal 14 Juli kemarin. Kalau lewat Agustus, ya melanggar aturan,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan penetapan jadwal pelantikan merupakan kewenangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bukan KPU.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, sebelumnya juga mengatakan bahwa pelantikan kepala daerah hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme administrasi.

“Begitu sudah selesai, tidak ada gugatan, maka dikembalikan lagi, ditetapkan oleh DPRD, diusulkan ke KPU, lalu diusulkan untuk dilantik kepada presiden atau Menteri Dalam Negeri,” kata Bima Arya.

Saat ditanya khusus soal Palopo, Bima Arya mengaku masih harus mengecek laporan teknis. “Wah, saya mesti cek lagi ya. Belum berani. Saya mesti cek dulu Palopo sampai di mana,” ujarnya. South Sulawesi tourism

Pelantikan Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin akan menjadi puncak perjalanan panjang demokrasi di Kota Palopo.(egg)

Leave a Reply