KLIKSANDI.COM, Makassar — Dua kelompok massa di Jalan Bara-Barayya, Kota Makassar terlibat perang kelompok. Kedua kelompok ini saling serang dengan menggunakan busur dan petasan.
“Perang kelompok antara pemuda asrama Bara-Baraya Jalahong Dg Matutu, Romy dengan pemuda Abubakar Lambogo, Farul alias Bagon,” kata Kanit Reskrim Polsek Makassar Iptu Syuryadi dalam keterangannya, Jumat (18/7/2025).
Satu orang dilaporkan mengalami luka serius akibat terkena panah dari insiden itu. Dua kelompok warga tersebut bentrok di Jalan Abubakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Kamis (17/7) sekitar pukul 22.30 Wita. Bentrokan dipicu teriakan seorang pemuda yang memancing emosi warga.
Syuryadi mengatakan bentrokan bermula saat Romy, Ketua RT 01/RW 04 Kelurahan Bara-baraya Selatan, melintas di depan Toko Rimo di Jalan Abubakar Lambogo berboncengan dengan rekannya Arga. Saat itu, tiba-tiba ada seorang pemuda yang meneriaki mereka dengan sebutan ‘banpol’.
“Romy tidak menerima teriakan tersebut kemudian Romy kembali ke Jalan Abubakar Lambogo toko Rimo untuk konfirmasi terhadap teriakan tersebut dan mencari Farul alias Bagon,” ujarnya.
Situasi makin memanas karena bertepatan dengan adanya kegiatan takziah yang digelar salah satu warga di sekitar lokasi. Konsentrasi massa pun tak terhindarkan dan memicu salah paham antar warga.
“Terjadi konsentrasi massa dan kesalahpahaman dengan Romy kemudian Romy kembali ke rumahnya asrama jalan Jalahong Dg Matutu menyampaikan kepada warga,” terangnya.
Aksi saling serang pun terjadi dengan menggunakan busur hingga petasan. Syuryadi mengatakan, sekitar 20 orang terlibat dalam bentrokan tersebut.
“Sehingga terjadi saling serang antara pemuda toko Rimo dengan pemuda asrama Bara-baraya sekitar 20 orang dengan menggunakan batu busur, parang, petasan dan botol,” ungkapnya.
Syuryadi mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan informasi terkait bentrokan. Dia menyebut, pihak kepolisian akan terus memburu para terduga pelaku yang terlibat dalam aksi saling serang tersebut.(egg)

Leave a Reply