KLIKSANDI.COM – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendadak viral di media sosial melalui video unggahan akun TikTok @Vindy_vdhl19 pada Sabtu (12/7).
Video itu menunjukkan dirinya dimintai tolong oleh para penumpang Super Air Jet yang mengalami penundaan penerbangan (delay) di Bali. Penyebabnya tak lain adalah pengerjaan pengaspalan di area bandara.
Dalam video tersebut, terdengar para penumpang histeris meminta bantuan Ridwan Kamil. “Jadi kita bareng Pak Ridwan Kamil, tolong Pak, maju pak, tunjukkan powermu pak, bantu kami,” seru mereka.
Dengan santai Ridwan Kamil menjawab, “Udah bukan pejabat lagi,” namun tetap berjalan mendekati petugas bandara.
Minta Pilot Beri Penjelasan, Sentil Waktu Pengaspalan
Ridwan Kamil segera meminta petugas untuk memanggil pilot agar memberikan penjelasan langsung kepada penumpang. Petugas kemudian menjelaskan bahwa pengaspalan dilakukan setiap dini hari, tepatnya pukul 02.00 WITA hingga 07.00 WITA.
Mendengar penjelasan itu, Ridwan Kamil langsung menyinggung pemilihan waktu pengaspalan yang merugikan banyak orang.
“Gini ya Pak, rencana ngaspal dengan hajat hidup ratusan orang yang hidupnya rusak gara-gara ngaspal, ngaspal itu bisa ditunda Pak,” tegasnya kepada petugas.
Ia melanjutkan, “Ngaspal itu teknis, ditunda dua jam tidak mempengaruhi kontraktor bandara kejar target apapun, ini ada yang ujian PNS, acara keluarga, transit-transit gara-gara mendahulukan disiplin ngaspal jalan, harusnya mikir.”
Kritik Keputusan yang Rugikan Banyak Orang
Ridwan Kamil juga mengkritik keputusan yang diambil oleh pimpinan terkait jadwal pengaspalan yang berdampak luas. “Bapak sebagai pemimpin, pilih yang kebaikannya paling banyak, keburukannya paling sedikit, Bapak mengambil keputusan yang keburukannya paling banyak,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi informasi. “Kalau tidak bisa menjanjikan, jangan menjanjikan jadi kami bisa antisipasi,” tambahnya.
Dalam caption unggahan video, pemilik akun menjelaskan bahwa penerbangan mereka seharusnya berangkat pada 11 Juli 2025 pukul 21.30 WITA, namun diundur menjadi 23.45 WITA, lalu mengalami penundaan lagi.
Kemudian, mereka dijanjikan berangkat pada 12 Juli pukul 01.40 WITA, tapi 10 menit sebelum keberangkatan, penerbangan dibatalkan dan dijanjikan lagi akan berangkat pukul 08.00 WITA.
“Kebetulan kami satu flight dengan Pak Ridwan Kamil yang akan berangkat ke Jakarta juga dari Denpasar,” tulis pemilik akun.
“Sempat terjadi diskusi namun pihak maskapai dan Angkasa Pura tetap tidak mau memberangkatkan kami dengan alasan bandara lagi diaspal, sih tiba-tiba banget diaspal,” pungkasnya.
Insiden ini sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial, menunjukkan bagaimana keluhan penumpang bisa menjadi sorotan publik ketika ada figur publik yang turut bersuara. (*)

Leave a Reply