KLIKSANDI.COM, Bantaeng — Warga korban banjir Bantaeng di Kampung Lannying, Kecamatan Ulu Ere, Kabuaten Bantaeng merasa diabaikan pemerintah. Tiga hari sejak banjir melanda sejumlah daerah di Kabupaten Bantaeng, warga kampung Lannying belum tersentuh pemerintah kabupaten.
Kondisi yang terjadi di Kampung Lannying berbanding terbalik dengan kondisi yang terjadi di kota. Tidak ada dapur umum. Tidak ada air bersih PDAM untuk korban banjir. Warga secara mandiri mengurus dirinya masing-masing. Termasuk untuk kebutuhan makanan mereka sejak hari pertama dan kedua setelah banjir.
“Jangankan dapur umum, bantuan logistik dari Pemkab Bantaeng pun tidak ada. Kita merasa diabaikan di sini,” kata seorang warga Lannying, Fauzi.
Dia mengatakan, banjir di Lanyying termasuk yang terparah. Selain menenggelamkan banyak rumah, kebun tanaman hortikultura dan pipa air bersih milik warga juga rusak.
“Sekarang warga perbaiki sendiri pipa yang rusak. Jembatan yang tertimbun tanah juga sudah dibersihkan. Warga yang bersihkan, kami gotong royong,” kata dia.
Fauzi mengatakan, tidak ada satupun OPD yang ada di Ulu Ere membantu warga. Bupati Bantaeng juga belum terlihat ada di Ulu Ere. Sangat jauh beda sekali dengan kawasan perkotaan yang kena banjir. Di media sosial, Bupati Bantaeng bahkan sampai larut malam menemani warganya.
“Di sini kami sendiri yang urus diri sendiri,” kata dia.(egg)

Leave a Reply