KLIKSANDI.COM, Makassar — Sektor pertambangan dan perhotelan menjadi penyumbang pemutusan hubungan kerja (PHK) terbesar di Sulsel sepanjang 2025. Saat ini, total yang terdata berjumlah 700 orang yang akan kena PHK.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel, Jayadi Nas. DIa menyebut, 700 orang itu sudah melapor ke Disnakertrans dan masih dilakukan monitoring oleh Satgas PHK.
“Ada Satgas PHK, itu yang memonitor terus. Data yang ada itu sudah sampai 700 orang se-Sulsel. (Itu ada) Lapor di Disnakertrans,” ucap Jayadi.
Ia mengaku, jumlah itu belum pasti. Jayadi bilang, jumlah itu bisa saja bertambah dan juga sebaliknya.
“Mungkin ada yang belum melapor, yang kayak dirumahkan atau dia sudah kerja kembali, atau mungkin dia mencari tempat kerja yang lain, dia tidak laporkan,” tutup Jayadi.
Sementara itu, Sekretaris Satgas PHK Disnakertrans Sulsel, Hazairin menyatakan, jumlah itu sementara divalidasi di Kabupaten Kota Sulsel. 700 itu diklaim dari sektor pertambangan dan perhotelan.
“Terkait dengan PHK, itu memang ada sekarang yang kita jadi atensi ini ada dua sektor. Di sektor pertambangan dan perhotelan. Jadi, itu baru estimasi. Bisa saja lebih, bisa saja kurang. 700 itu laporan PHK (yang masuk di Disnakertrans). Sekarang, kan, di Disnakertrans di awal tahun (2025) kita bentuk Satgas PHK. Satgas PHK inilah yang kita monitoring berapa PHK yang terjadi. Jadi, angka 700 ini belum seluruhnya mengadu dan itu dan itu adalah temuan Satgas PHK,” jelas Hazairin.
Pihaknya kata Hazairin, sudah meminta data yang pasti ke Kabupaten Kota perusahaan apa saja yang melakukan PHK. Ia juga menyebut, pada sektor pertambangan ada di salah satu perusahaan di Sulsel, sementara sektor perhotelan itu ada di Kota Makassar.
“Ini perhotelan, ini memang belum melakukan PHK secara massal. Tapi, sudah ada penyampaian bahwa mereka akan istilahnya pemangkasan hari kerja. Misalnya, dalam 1 bulan 30 hari full, sekarang sisanya 15 hari kerja. Otomatis berdampak ke penghasilan. Itu mereka lagi negosiasikan ke pekerjanya. Makanya Satgas PHK kemarin sudah melakukan koordinasi awal sama asosiasinya,” tutupnya.(egg)

Leave a Reply