KLIKSANDI.COM – Ledakan bom yang menewaskan warga Desa Lolisang, Kecamatan Kajang, Bulukumba, menggegerkan masyarakat Sulawesi Selatan. Peristiwa tragis yang terjadi Selasa, 1 Juli 2025 malam, menewaskan pemilik rumah, Jasmawati (50).
Korban yang ditemukan di lantai kamarnya, tertindih reruntuhan bangunan kenal oleh warga setempat sebagai seorang pebisnis dan berstatus sebagai seorang janda dan memiliki dua orang anak yang berdomisili satu di Makassar dan satu di Marosi.
“Dua orang anaknya. Satu orang di Makassar, satu orang di Marosi,” terang seorang warga di lokasi kejadian, Rabu, 2 Juli 2025.
Jasmawati yang akrab disapa Juso oleh warga setempat, telah dikebumikan di pemakaman keluarga, tak jauh dari rumahnya usai disemayamkan di rumah kerabatnya yang tak jauh dari lokasi kejadia.
Kisah Perantau dan Kesederhanaan Korban
Kerabat mengungkapkan bahwa korban ledakan bom selama ini dikenal sebagai perantau lintas negara. “Baru 4 hari berada di Sulsel. Di rumahnya ini baru semalam. Belum cukup satu hari,” ujar warga bernama Nia.
Nia menambahkan, korban juga adalah sosok yang sederhana dan penyabar, meskipun tidak banyak berinteraksi. “Jarangki ketemu, baru-baru nikahkan anaknya ini. Dan orangnya ramahji,” jelas Nia.
Kepala Kepolisian Resor Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyebut bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Subdit Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Sulsel.
Diduga Akibat Ledakan Bom Ikan Rakitan
Berdasarkan temuan awal, ledakan tersebut diduga berasal dari bom ikan rakitan yang dirakit oleh korban sendiri di dalam rumahnya.
“Iya, dirakit sendiri untuk tujuan komersil, bom ikan,” kata AKBP Restu saat dikonfirmasi, Rabu (2/7/2025).
Namun demikian, pihak kepolisian belum bisa memastikan secara rinci jenis bahan peledak yang digunakan dalam insiden tersebut.
“Kalau tentang spesifiknya, sore nanti akan kami gelar kasusnya. Tim Subdit Jibom yang lebih paham soal sebutan kimiawinya,” tambahnya. (*)

Leave a Reply