KLIKSANDI.COM, Gowa – Aparat kepolsian Resor Gowa telah mengidentifikasi pelaku penembakan staf desa di Kabupaten Gowa. Meski demikian, polisi tidak terburu-buru menangkap tersangka sebelum selesai meneliti proyektil peluru yang ada di tubuh korban.
“Untuk terduga pelaku yang kami curigai sementara ini dalam pengejaran tim. Sudah ada saksi diperiksa” ujar Kepala Unit Satuan Reskrim Polres Gowa, Ipda Andi Muhammad Alfian.
Meski sudah mengintai seorang yang diduga pelaku, pihaknya tidak akan gegabah sebelum memastikan terduga pelaku adalah orang yang menembak korban.
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar menegaskan, tim telah melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Selanjutnya, petugas menganalisa kronologi kejadian termasuk jenis senjata digunakan.
“Jenis senjata ini sementara kami dalami, sambil menunggu proyektil yang bersarang dikeluarkan (di tubuh korban) dengan cara dioperasi. Lalu, kita uji lab untuk menentukan apakah jenis senjata yang digunakan,” paparnya.
Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulel juga menurunkan tim untuk membantu mengejar pelaku penembakan itu.
“Iya, di back up (dibantu), Insya Allah (sampai) tertangkap (pelakunya),” kata Direktur Ditreskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Setiadi Sulaksono.
Sebelumnya, insiden penembakan korban oleh OTK diduga kuat menggunakan senapan angin pada Kamis (26/5) dini hari, di Dusun Jenetallasa, Desa Panaikang, Kecamatan Pattalassang, Gowa. Korbannya adalah staf Desa Panaikang bernama Hardianto (35).
Kronologi kejadian, saat itu korban berjalan dari menuju rumahnya sepulang dari rumah pamannya, namun terdengar suara ledakan. Korban sempat merasa dilempari batu oleh seseorang, tetapi dia lihat sekelilingnya tidak ada orang.
Namun korban memutuskan kembali ke rumah pamannya. Sesampai di sana, terlihat ada lubang pada baju dikenakan persis di bawah ketiaknya setelah diperiksa pamannya mengeluarkan darah, sehingga dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Gowa.(egg)

Leave a Reply