KPU Siapkan Tiga Skenario, PSU Palopo Bisa Terjadi Lagi

Komisioner KPU Sulsel, Romy Harminto

Komisioner KPU Sulsel, Romy Harminto

KLIKSANDI.COM, Makassar – Gugatan hasil pemungutan suara ulang (PSU) Kota Palopo bisa berujung pada tiga skenario. Skenario terburuk adalah PSU kembali dilakukan untuk kedua kalinya di Palopo.

Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Sulsel, Romy Harminto. Dia menyebut, masuknya gugatan hasil PSU Kota Palopo ke Mahkamah Konstitusi (MK) maka ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi.

Skenario pertama, kata Romy, gugatan yang diajukan oleh Paslon 03 ditolak oleh MK. Kemudian, skenario kedua adalah gugatan diterima untuk disidangkan, namun hasil PSU tetap disahkan karena dianggap tidak ada pelanggaran berarti.

“Kondisi terburuk adalah, gugatan diterima dan MK memutuskan PSU harus dilakukan kembali,” katanya.

Romy mengaku, jika PSU bisa saja terjadi kembali, tergantung pada keputusan MK. KPU saat ini tengah melengkapi dokumen dan bukti untuk menunjukkan bahwa prosedur pelaksanaan PSU sebelumnya sudah sesuai aturan.

“Kalau prosedur kami benar, bisa saja MK memutuskan bahwa pasangan 04 tetap menang seperti hasil PSU sebelumnya,” ungkapnya.

“Tapi kalau MK menilai ada kekeliruan prosedural, bisa diputuskan untuk PSU ulang,” tambah dia.

Adapun kata Romy, KPU siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk jika PSU dilakukan berulang kali.

“Mau sampai 100 kali PSU, ayo, tidak masalah. Kami selalu siap. Kita buktikan di MK bahwa apa yang kami lakukan sudah sesuai prosedur,” jelasnya.

Diketahui, PSU Palopo saat ini menghadapi babak baru, yakni sidang sengketa pemilihan di MK. Gugatan atas kemenangan pasangan Naili – Akhmad Syarifuddin datang dari pasangan Rahmat Masri Bandaso – Andi Tenri Karta. Di mana gugatan tersebut teregistrasi dengan Nomor 17/PAN.MK/e-AP3/06/2025 pada Senin, 2 Juni 2025 pukul 15:57 WIB.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara pasca-PSU, Paslon 4, Naili Trisal – Akhmad Syarifuddin (Ome) keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara sebanyak 47.349 suara atau 50,53 suara.

Sementara itu, Paslon 2, Farid Kasim Judas (FKJ)- Nurhaenih 35.058 suara atau 37,41 persen. Lalu, Paslon 3, Rahmat Masri Bandaso -Andi Tenri Karta 11.021 suara atau 11,76 persen.Terakhir ada Paslon 1, Putri Dakka -Haidir Basir 269 suara atau 0,02 persen.(egg)

Leave a Reply