Misi Balas Dendam Kluivert: Timnas Indonesia Siap Gempur China di GBK, Target 6 Poin di Dua Laga Terakhir

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (Instagram.com/@patrickkluivert)

KLIKSANDI.COM – Tekad Timnas Indonesia untuk melaju ke putaran selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin membara.

Di bawah komando pelatih Patrick Kluivert, skuad Garuda tak gentar menghadapi China, meski punya rekam jejak kekalahan di era Shin Tae-yong.

Laga krusial ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 5 Juni 2025 mendatang.

Sebelumnya, Timnas Indonesia pernah takluk tipis 1-2 dari China saat bertandang ke Qingdao Stadium pada leg pertama Oktober 2024. Kini, dengan status sebagai tuan rumah, Garuda berambisi membalas kekalahan tersebut.

Hormati Lawan, Prioritaskan Kekuatan Sendiri

Kluivert, juru taktik anyar Timnas Indonesia, tak ingin meremehkan kekuatan Timnas China.

“China adalah tim yang bagus, kami tidak menganggap enteng lawan,” ujar Kluivert dalam pernyataan resminya di Bali, Selasa, 27 Mei 2025.

Namun, fokus utama Kluivert adalah pada kekuatan timnya sendiri. Ia menegaskan, “Tapi di sini sebagai pelatih, tentu fokus tim saya adalah yang utama, dan saya tidak ingin memikirkan lebih tentang lawan, kekuatan tim saya adalah yang utama.”

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Kluivert ingin para pemainnya berkonsentrasi penuh pada taktik dan strategi yang telah disiapkan, tanpa terlalu terpengaruh oleh kekuatan lawan.

Target Ambisius: Enam Poin dari Dua Laga Sisa

Timnas Indonesia saat ini menempati peringkat ke-4 Grup C dengan 9 poin, selisih satu angka dari Arab Saudi (posisi 3) dan empat poin dari Australia (posisi 2).

Dua laga terakhir di Grup C, melawan China dan Jepang, akan menjadi penentu nasib Garuda.

Kluivert pun mengusung target ambisius. “Pastinya (target) tiga poin, tapi kami tentu mencari 6 poin (dari dua laga),” terang Kluivert.

Ambisi meraih poin penuh dari kedua pertandingan ini sangat penting demi menjaga asa lolos langsung ke Piala Dunia 2026, atau setidaknya mengamankan tempat di Ronde 4 Kualifikasi.

Meski demikian, Kluivert juga menunjukkan rasa hormat terhadap lawan. “Tapi dua tim yang kami lawan nanti, tidak mudah, jadi kami harus hormati, dan mereka juga harus hormati kami,” tandasnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Kluivert memiliki strategi yang matang dan rasa hormat terhadap lawan, namun dengan ambisi besar untuk meraih poin maksimal demi asa lolos ke Piala Dunia 2026. (*)

Leave a Reply