KLIKSANDI.COM – Sulawesi Tenggara – Pagi itu, langit masih diselimuti kabut tipis ketika duka mendalam menyelimuti warga di sekitar kawasan industri Virtu Morosi. Sekitar pukul 06.00 WITA, seorang penjual sayur keliling, sosok yang setiap hari menghadirkan harapan di antara tumpukan sayur-mayur, menghembuskan napas terakhirnya setelah tertabrak truk pengangkut batu bara. Rabu (21/5).
Truk besar bermuatan berat itu melaju di jalur industri yang padat dan tak sempat menghindari tubuh ringkih sang pencari nafkah.
Tubuhnya tergeletak kaku di aspal yang dingin. Saksi mata mengatakan, ia baru saja pulang dari pasar dan hendak memulai rutinitas harian, berkeliling ke rumah-rumah pelanggan dengan sepeda motor tuanya, membawa sayur dan secuil harapan.
Ia mungkin bukan siapa-siapa di mata dunia. Tak pernah tampil di layar kaca. Tak memiliki ribuan pengikut di media sosial. Namun bagi keluarganya, tetangga, dan pelanggan setianya, ia adalah pahlawan sejati.
Setiap pagi sebelum fajar menyingsing, ia sudah mengayuh roda kehidupan. Menyusuri lorong pasar, menjelajahi gang-gang sempit, mengantar kebutuhan harian bagi banyak keluarga.
Karung sayurnya bukan sekadar dagangan, itu adalah bukti cinta dan pengorbanan seorang kepala keluarga.
Tapi hari itu, perjuangannya terhenti. Bukan karena lelah. Bukan karena menyerah. Tapi karena ajal menjemputnya dalam sunyi, di tengah-tengah tugas suci mencari sesuap nasi.
“Ia meninggal dalam tugas. Tugas mulia seorang ayah yang menafkahi keluarganya,” ungkap seorang warga setempat, dengan mata berkaca-kaca.
Doa pun mengalir dari berbagai penjuru. Semoga husnul khotimah. Semoga segala dosa diampuni dan amal kebaikannya diterima. Dan semoga keluarganya diberi ketabahan menghadapi kehilangan sebesar ini.
“Untuk itu bagi yang membaca kisah ini, jangan hanya lewatkan begitu saja. Mohon luangkan satu menit dari hari yang sibuk. Kirimkan Al-Fatihah. Atau cukup bisikkan doa dalam diam. Karena kadang, kisah paling menggetarkan datang dari mereka yang tak pernah disorot kamera tetapi dicintai oleh sang pencipta alam semesta ini,” sambungnya.
Kisah ini bukan sekadar kabar duka, tapi sebagai pengingat, pahlawan sejati tak selalu berseragam.
Mereka hadir di sekitar kita, diam, sederhana, namun berjasa. Dan hidup, betapa pun berharganya, bisa berubah dalam sekejap di tengah perjuangan yang tak pernah terlihat.

Leave a Reply