Ingin Kuliah di Kairo? ini Beasiswa dari Kemenag, Silahkan Daftar!

Ilustrasi: Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir

KLIKSANDI.COM, Jakarta — Bagi kalian yang ingin melanjutkan studi di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, ada baiknya membaca informasi ini. Kementerian Agama RI membuka peluang beasiswa untuk warga Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Kairo.

Seleksi ini diperuntukkan bagi lulusan Madrasah Aliyah, Pendidikan Diniyah Formal Ulya, dan satuan pendidikan muadalah yang memenuhi kriteria.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno menjelaskan, program ini bukan hanya soal beasiswa atau pengiriman pelajar semata, tapi menjadi ikhtiar strategis dalam menyiapkan generasi ulama intelektual yang berwawasan global dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Universitas Al-Azhar adalah simbol otoritas keilmuan Islam dunia. Dengan mengirim putra-putri terbaik bangsa ke sana, kita sedang menanam benih pemimpin masa depan yang mampu menjadi rujukan dalam menjembatani tradisi Islam klasik dengan dinamika peradaban modern,” ujar Suyitno di Jakarta dalam keterangan resmi yang dikutip Kompas.com, Jumat (2/5/2025).

Suyitno menambahkan, program beasiswa kuliah di Al-Azhar ini juga sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM unggul dan religius. Dengan menanamkan akar keilmuan yang kuat di pusat-pusat peradaban Islam dunia, lanjutnya, Indonesia memperkuat fondasi kepemimpinan keagamaan masa depan.

“Kami percaya, lulusan Al-Azhar akan menjadi bagian penting dari wajah Islam Indonesia yang ramah, moderat, dan mencerahkan,” tutur Suyitno.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron menyampaikan, proses seleksi akan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas. Para peserta akan diseleksi secara ketat oleh lembaga yang memiliki kredibilitas tinggi dalam pengembangan bahasa dan akademik.

Seleksi dilakukan secara nasional oleh Konsorsium Pusat Bahasa (KPB) yang tersebar di 15 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. Proses seleksi menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dan wawancara, yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2025.

“Ini bukan seleksi biasa. Kami ingin memastikan bahwa hanya pelajar yang benar-benar siap secara akademik dan mental yang akan mewakili Indonesia di Al-Azhar,” pungkas Sahiron.

Dilansir dari informasi resmi Kemenag, jadwal seleksi beasiswa kuliah di Al-Azhar Mesir 2025 sebagai berikut:

  • Pendaftaran dan verifikasi: 1-9 Mei 2025
  • Pengumuman lulus verifikasi: 10 Mei 2025
  • Simulasi CBT: 16 Mei 2025
  • Pelaksanaan CBT: 17 Mei 2025
  • Pengumuman hasil CBT: 18 Mei 2025
  • Wawancara: 20-21 Mei 2025
  • Pengumuman akhir: 24 Mei 2025.

Setelah dinyatakan lulus seleksi nasional, nama peserta akan diajukan ke Markaz Tathwir Ta’lim At-Thullab Al-Wafidin wa Al-Ajanib, lembaga resmi yang menangani mahasiswa asing di Universitas Al-Azhar.

Kemudian para peserta akan mengikuti tahapan lanjutan seperti Ikhtibar Tahdid Mustawa. Proses pemberkasan dan pendaftaran akhir ke Universitas Al-Azhar dilakukan secara mandiri oleh masing-masing calon mahasiswa.

Informasi teknis terkait alur pendaftaran, serta persyaratan, bisa diakses melalui laman resmi https://diktis.kemenag.go.id/timteng12/2025.(eng)

Leave a Reply