Selain Angkut 11 Penumpang, Kapal Jolloro yang Tenggelam di Pangkep Juga Angkut 40 Zak Semen

Korban kecelakaan laut dipangkep dievakuasi oleh warga ke daratan.

Korban kecelakaan laut dipangkep dievakuasi oleh warga ke daratan.

KLIKSANDI.COM, Pangkep Sebuah kapal jolloro mengangkut 11 penumpang mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di perairan laut Pangkep. Tiga orang meninggal dunia akibat insiden itu. Salah satu di antaranya adalah Camat Liukang Tupabbiring, Muhammad Fitri Mubarak.

Informasi yang dihimpun, kapal tersebut bernama KLM Fitri Jaya. Kapal ini bertolak Pelabuhan sungai Pangkep 08.40 WITA dengan tujuan Pulau Sarappo Caddi. Perahu tersebut mengangkut total 11 orang penumpang.

Selain mengangkut 11 penumpang, kapal ini juga mengangkut 40 zak semen dan 40 jamban. Para rombongan camat ini diketahui akan melakukan misi kemanusiaan bersama tim dari Dompet Dhuafa.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WITA saat cuaca buruk. Kapal ini diketahui terus menerobos cuaca buruk yang tiba-tiba datang hingga akhirnya tenggelam. Sejumlah warga Pulau Sarappo Lompo sempat memberikan bantuan awal kepada para korban sebelum tim penyelamat tiba.

Berdasarkan laporan sementara BPBD Pangkep, berikut daftar penumpang perahu yang terlibat kecelakaan:

Tim LKC Sulawesi Selatan:

  • Imran
  • Andi Mappasallang
  • Etty Permatasari
  • Siti Patimah
  • Nurlina
  • Wulan Cahya

Penumpang Lainnya:

  • Muhammad Fitri Mubarak, (Camat Liukang Tupabbiring)

Awak kapal
Darma (Bidan Desa Pulau Sarappo)

  • Dokter
  • Satu orang tenaga kesehatan

Dalam insiden tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, yakni:

  • Muhammad Fitri Mubarak, S.Sos., M.Si, Camat Liukang Tupabbiring
  • Imran, Koordinator LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan
  • Darma, Bidan Desa Pulau Sarappo

Kepala Pelaksana BPBD Pangkep, Akbar, membenarkan peristiwa kecelakaan laut tersebut. Lokasi kejadian berada di perairan antara Pulau Podang-podang dan Pulau Sarappo Lompo, Kecamatan Liukang Tupabbiring. Akbar menjelaskan, laporan kejadian diterima pihaknya sekitar pukul 12.00 WITA.

“Kami terima informasinya sekitar pukul 12.00 Wita tadi. Infonya di atas kapal ada 12 orang termasuk nakhoda dan 1 ABK,” ujarnya.

Seluruh korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke daratan untuk penanganan lebih lanjut.(egg)

Leave a Reply