Aktivis Lingkungan Tolak Keras Tambang di Barru, Termasuk Semen Conch

Ilustrasi: tambang di barru

Ilustrasi: tambang di barru

KLIKSANDI.COM, BarruSejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Pejuang Lingkungan Hidup (APLH) Sulsel secara tegas menyatakan penolakan terhadap keberadaan tambang di Barru. Tambang disebut menjadi salah satu pemicu kerusakan lingkungan dan banjir di kawasan itu.

Penolakan ini disampaikan untuk semua tambang. Termasuk kehadiran Pabrik Semen PT Conch Barru. Pembangunan semen CONCH akan memperparah kerusakan lingkungan di Barru

“Kehadiran CONCH menambah masalah baru kerusakan lingkungan akibat pertambangan bahan baku semen yang semakin merajalela,” kata Bidang Advokasi dan Kajian Lingkungan APLH, Rahmat Rizal, Kamis (13/11/2025).

Kehadiran pabrik akan menambah kebutuhan bahan baku yang dihasilkan dari mengeruk dan merusak bentang alam batuan dan karst. Rencana lokasi pembangunan pabrik akan mengalami efek kerusakan ekosistem yang menyebabkan areal penangkapan ikan akan semakin jauh.

“Kami menyerukan seluruh masyarakat Sulsel khususnya Barru agar bersama-sama melakukan penolakan terhadap rencana kehadiran CONCH di Barru yang dinilai merusak lingkungan dan mata pencaharian warga setempat,” ungkapnya.

Sebelumnya, banjir melanda Kecamatan Mallusetasi dan Kecamatan Barru. Maraknya aktivitas tambang memicu banjir di Barru.

Kepala Pelaksana BPBD Barru, Umar Sinampe mengatakan, maraknya aktivitas tambang galian C di wilayah Mallusetasi menjadi pemicu terjadinya banjir hingga ke badan jalan Poros Trans Sulawesi.

Alih fungsi gunung menurunkan daya serap air ke dalam tanah sehingga air masuk ke pemukiman warga dan badan jalan.

“Analisa itu bisa saja beralasan, kondisi pegunungan yang mulai dialih fungsikan. Tentu ini mengganggu penyerapan air ke tanah, bahkan cenderung menjadi aliran permukaan,” katanya.(egg)

Leave a Reply