Lelang Jabatan di Pemkab Maros Sepi Peminat

Kantor Bupati Maros

Kantor Bupati Maros

KLIKSANDI.COM, MarosSudah empat hari setelah pendaftaran dibuka, lelang jabatan posisi pimpinan tinggi pratama atau setingkat eselon II di Pemerintah Kabupaten Maros masih sepi peminat. Sampai saat ini, tidak ada satupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftar dalam lelang jabatan itu.

Kepala BKPSDM Maros, Andi Sri Wahyuni AB mengatakan, lelang jabatan itu dibuka sejak 10 Oktober 2025 dan berlangsung hingga 24 Oktober 2025. Sayangnya, sejauh ini, belum ada yang menyatakan ikut dalam daftar lelang tersebut.

“Sampai hari ini belum ada pendaftar sama sekali,” katanya.

Ia menduga calon peserta masih melengkapi berkas administrasi sesuai syarat yang ditetapkan. “Karena ada beberapa syarat administrasi yang harus dipenuhi, jadi kami menduga calon peserta masih mempersiapkannya,” ujarnya.

Tahun ini, Pemkab Maros membuka 10 jabatan strategis yang dilelang secara terbuka. Posisi tersebut antara lain Sekretaris DPRD, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Jabatan lain yang dilelang yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, Pendidikan dan Kebudayaan, Perhubungan, Perikanan, Perpustakaan dan Kearsipan, serta Pertanian dan Ketahanan Pangan.

“Semua proses seleksi dilakukan secara terbuka, objektif, dan kompetitif,” terangnya.

Ia menambahkan, lelang jabatan bertujuan menjaring pejabat profesional, berintegritas, dan memiliki kemampuan manajerial yang kuat.

“Harapannya, pejabat terpilih bisa memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kinerja pemerintah daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam menjelaskan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring. “Lamaran disampaikan melalui laman asnkarier.bkn.go.id menggunakan akun MyASN masing-masing peserta,” jelasnya.

Menurutnya, sistem seleksi berbasis digital dilakukan demi menjaga transparansi dan akuntabilitas. “Prosesnya akan berlangsung transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Chaidir menyebut masyarakat dapat memberikan masukan atau informasi terkait rekam jejak peserta yang lulus seleksi administrasi melalui email sekretariat panitia seleksi.

Selain seleksi administrasi dan penilaian rekam jejak, peserta yang lolos tahap akhir akan menjalani sesi wawancara langsung bersama Bupati Maros.

Mantan Ketua DPRD Maros itu menjelaskan, tim panitia seleksi terdiri dari empat orang berkompeten di bidangnya.

Mereka yakni Sekda Maros sebagai koordinator, serta Muhammad Aswad, Sukarniati Kondolele, Lukman Irwan, dan Prof Abd Rasyid.

“Seleksi ini juga terbuka bagi ASN dari luar Maros yang memenuhi syarat, bukan hanya bagi pejabat lingkup Pemkab Maros,” tutup Chaidir.(egg)

Leave a Reply