Lindungi Petani dari Kemarau, Pemkab Sinjai Siapkan 126 Pompa Air

KERING. Hamparan sawah di Kabupaten Sinjai yang kekeringan akibat kemarau. Pemerintah berupaya melindungi petani tadah hujan di Sinjai dengan menyediakan mesin pompa.

KERING. Hamparan sawah di Kabupaten Sinjai yang kekeringan akibat kemarau. Pemerintah berupaya melindungi petani tadah hujan di Sinjai dengan menyediakan mesin pompa.

KLIKSANDI.COM, SinjaiPemerintah Kabupaten Sinjai mulai mempersiapkan segala hal untuk melindungi petani dari musim kemarau panjang. Salah satunya, menyediakan 126 pompa untuk digunakan para petani tadah hujan di daerah itu.

“126 mesin pompa air sudah dibagikan kepada petani,” kata Kepala Dinas Pertanian Sinjai, Kamaruddin.

Pompa air tersebut dibagikan kepada kelompok petani di delapan kecamatan. “Kita bagikan kepada kelompok petani di delapan kecamatan,” ujarnya.

Kamaruddin menyebut bantuan pompa air diprioritaskan untuk petani tadah hujan. “Kita utamakan wilayah petani tadah hujan, yang tidak menggunakan sistem irigasi,” katanya.

Sebelumnya, ratusan hektare sawah di Desa Palangka, Kecamatan Sinjai Selatan, terancam gagal panen. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Palangka, Halilintar, menyampaikan hal tersebut.

“Sekira seratus hektar sawah ditanami padi terancam gagal panen,” kata Halilintar.

Ia mengungkapkan kondisi itu terjadi karena irigasi Apareng tidak berfungsi. “Irigasinya yang rusak, jadi air tidak mengalir ke sawah,” ujarnya.

Kerusakan irigasi Apareng terjadi sejak tiga bulan lalu akibat longsor. “Bangunan irigasi yang ambruk akibat longsor jadi tidak berfungsi,” katanya.

Padahal, petani di Desa Palangka sebentar lagi akan panen raya.“Kita khawatir akan gagal panen karena tidak adanya pasokan air ditambah lagi tidak pernah turun hujan,” ujarnya.

Ia berharap Pemkab Sinjai segera memperbaiki irigasi Apareng. “Harapnya yah semoga kerusakan irigasi bisa cepat diperbaiki agar petani bisa mengolah sawah dengan maksimal,” harapnya.

Sekedar diketahui, jumlah penduduk Kabupaten yang dipimpin pasangan Ratnawati Arif dan Andi Mahyanto Mazda ini tercatat 261.000 jiwa.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat total lahan persawahan di Bumi Panrita Kitta julukan Sinjai sebanyak 16.560 hektare. Rinciannya, Sawah irigasi 10.263 hektare dan Sawah tadah hujan 6.297 hektare.

Lahan tersebut tersebar di delapan kecamatan: Sinjai Selatan, Sinjai Tengah, Sinjai Barat, Sinjai Timur, Sinjai Utara, Sinjai Borong, Tellulimpoe dan Bulupoddo.(egg)

Leave a Reply