Menteri BUMN Lowong, Siapa Pengganti Erick Thohir?

Erick Thohir

KLIKSANDI.COM, Jakarta — Presiden RI, Prabowo Subianto kembali melakukan Reshuffle kabinet, siang tadi. Ada dua menteri yang dilantik. Dia adalah Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir. Kedua jabatan tersebut sebelumnya lowong setelah pada reshuffle tahap pertama pejabatnya dicopot.

Total ada 11 pejabat yang dilantik dalam reshuffle kali ini yang terdiri atas menteri, wakil menteri, kepala badan/lembaga dan wakil kepala badan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).

Namun dari reshuffle ini, satu jabatan menteri kembali lowong yakni Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setelah ditinggalkan oleh Erick Thohir. Prabowo pada kesempatan ini belum menunjuk pengganti menteri pada lembaga tersebut.

Adapun Sebelas pejabat yang dilantik Presiden Prabowo Subianto, yakni:

  • Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan
  • Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.
  • Muhammad Qodari sebagai Kepala Kantor Staf Presiden
  • Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri
  • Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
  • Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan
  • Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan
  • Farida Faricha sebagai Wakil Menteri Koperasi
  • Naniek S. Dayang sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
  • Sonny Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
  • Sarah Sadiqa sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga memberhentikan empat pejabat, yakni:

  • Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara
  • Sulaiman Umar sebagai Wakil Menteri Kehutanan
  • Hasan Nasbi sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan
  • Anto M. Putranto sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Pelantikan menteri dan wakil menteri tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan pengangkatan Menteri dan wakil Menteri Negara kabinet merah putih periode tahun 2024-2029.

Kemudian, Keputusan Presiden Republik Indonesia dan Nomor 97/P Tahun 2025 Tentang pemberhentian Kepala Komunikasi Kepresidenan, Kepala dan Wakil Kepala Staf Kepresidenan, serta pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan, Kepala Staf Kepresidenan, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian.

Dalam prosesi yang berlangsung tepat pada pukul 15.00 WIB itu, Presiden Prabowo memimpin pengambilan sumpah pejabat-pejabat baru tersebut.

“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya, kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian sumpah jabatan yang diucapkan para pejabat baru tersebut.

Selepas pengambilan sumpah, masing-masing dari pejabat yang baru dilantik itu menandatangani berita acara pelantikan, bersama Presiden Prabowo. Kemudian, Presiden Prabowo menyalami satu per satu pejabat yang baru dilantik tersebut, diikuti oleh jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta pimpinan lembaga negara.(egg)

Leave a Reply