Hindari 10 Jenis Ikan dengan Merkuri Tinggi Ini

MERKURI. Ikan Todak atau swordfish adalah salah satu jenis ikan yang mengandung merkuri berlebih. Hati-hati mengkonsumsinya secara berlebihan.

MERKURI. Ikan Todak atau swordfish adalah salah satu jenis ikan yang mengandung merkuri berlebih. Hati-hati mengkonsumsinya secara berlebihan.

KLIKSANDI.COM, Jakarta — Tidak semua ikan aman dikonsumsi. Meski memiliki protein yang tinggi, terkadang ikan juga mengandung merkuri berlebih yang berbahaya untuk otak Anda.

Beberapa ikan mengandung merkuri dalam kadar tinggi yang berpotensi merusak otak dan sistem saraf. Sebenarnya, apa itu merkuri dan mengapa ada dalam ikan?

Mengutip Healthline, merkuri adalah logam berat yang secara alami terdapat di udara, air, dan tanah. Namun, aktivitas seperti pembakaran batu bara dan proses industri lainnya turut melepaskan merkuri ke lingkungan.

Merkuri yang masuk ke perairan akan diserap oleh ikan dan kerang, sehingga menjadi sumber paparan berbahaya bagi manusia yang mengonsumsinya.

Hampir semua ikan mengandung merkuri, tetapi kadar yang rendah pada ikan tertentu biasanya tidak berbahaya. Namun, ada beberapa jenis ikan dengan kadar merkuri yang tinggi, sehingga harus dihindari atau dikonsumsi dengan sangat hati-hati. Berikut ini daftar ikan yang mengandung merkuri yang tinggi.

  1. Ikan todak (swordfish)

Ikan ini mengandung merkuri sekitar 0,995 ppm. Tekstur dagingnya tebal, lembut, dan gurih. Ikan todak kerap disajikan dalam bentuk steak.

Biasanya, ikan ini dijual dalam bentuk fillet yang dibekukan. Ikan ini juga kerap disandingkan dengan ikan dory.

  1. Ikan hiu

Kata siapa predator laut yang satu ini tidak bisa dimakan? Nyatanya, cukup banyak kuliner ikan hiu yang dijual di restoran seafood.

Kadar merkuri ikan hiu mencapai 0,979 ppm. Meski populer di beberapa budaya kuliner, konsumsi ikan hiu perlu dibatasi karena risiko merkuri.

  1. Ikan king mackerel

Ikan ini jadi favorit para penggemar mancing. Namun, ikan king mackerel berbahaya jika dikonsumsi, karena mengandung 0,730 ppm merkuri.

Jenis ini berbeda dengan ikan mackerel yang biasa disajikan dalam bentuk kalengan di toserba. Ukuran ikan ini besar, dengan berat rata-rata 40 kilogram (kg).

  1. Ikan jabad (tilefish)

Ikan ini memiliki kadar merkuri tertinggi, yaitu 1,123 ppm. Ini membuatnya menjadi salah satu ikan paling berbahaya, selain ikan buntal.

Tingginya tingkat merkuri ini tak lepas dari usia hidup ikan jabad yang lebih tinggi ketimbang ikan-ikan kecil lainnya. Ikan ini memiliki kadar merkuri sekitar 0,571 ppm. Ikan predator ini hidup di gunung dasar laut dan bisa berumur hingga 150 tahun, sehingga merkuri menumpuk dalam tubuhnya.

Ikan yang mengandung merkuri tinggi ini biasa ditemukan pada sebagian besar cekungan laut di seluruh dunia.

  1. Ikan marlin

Ikan marlin mengandung 0,485 ppm merkuri. Walaupun bernutrisi, konsumsi ikan ini harus dibatasi.

  1. Ikan tuna mata besar (big eye tuna)

Jenis tuna yang satu ini memiliki badan memanjang seperti torpedo. Ukurannya bisa mencapai 236 sentimeter (cm). Rasanya tak beda jauh dari ikan tuna lainnya.
Sayangnya, ikan ini tak disarankan untuk dikonsumsi, karena kadar merkurinya tinggi, mencapai 0,689 ppm.

  1. Ikan baramundi (bass)

Ikan bass atau baramundi tersebar luas di wilayah Indo-Pasifik, mulai dari Asia Tenggara hingga Papua Nugini. Kandungan merkuri dalam ikan ini tergolong sedang, yaitu 0,167 ppm. Namun, kamu tetap perlu berhati-hati dalam mengonsumsinya.

  1. Lobster

Meski bukan tergolong ikan, lobster termasuk di jajaran seafood yang mengandung merkuri sedang, yakni sekitar 0,166 ppm. Lobster menjadi salah satu seafood favorit banyak orang. Namun, kamu perlu membatasi konsumsi seafood.

  1. Ikan tuna

Beberapa jenis tuna, seperti tuna albacore, mengandung merkuri sekitar 0,350 ppm. Konsumsi ikan ini perlu dibatasi. Tuna kalengan juga perlu diperhatikan kandungan merkurinya.

Menurut Very Well Fit, methylmercury dapat menyebabkan kerusakan serius pada sistem saraf pusat, mulai dari otak hingga sumsum tulang belakang.

Paparan merkuri dalam jumlah tinggi dapat mengakibatkan gangguan fungsi mental, lumpuh otak, kebutaan, gangguan pertumbuhan, hingga masalah fungsi paru-paru dan ginjal. Keracunan merkuri bersifat kumulatif dan dapat menyebabkan kerusakan permanen.

Bagi perempuan yang sedang hamil atau berencana hamil, paparan merkuri sangat berbahaya karena dapat mengganggu perkembangan otak janin dan proses kehamilan secara keseluruhan.(egg)

Leave a Reply