KLIKSANDI.COM, Pangkep — Seorang perempuan paruh baya berinisial SRH melaporkan seorang anggota DPRD Pangkep. Dia mengaku telah menjadi korban penipuan yang dilakukan terlapor dengan kerugian hingga Rp100 juta.
Anggota DPRD terlapor itu diketahui berinisial RRP. Laporan dilayangkan ke Polda Sulsel pada Kamis, 26 Juni 2025 lalu. Kasus ini bahkan sudah naik ke tahap penyidikan.
Dari Laporan Polisi bernomor B/608/IV/2025/SPKT/Polda Sulsel, SRH menyebut RRP telah menyusun skenario yang merugikan dirinya dan seorang rekannya bernama Ilham, yang merupakan pemilik kendaraan yang dijadikan objek dalam perkara ini.
Kronologi bermula saat Ilham menitipkan BPKB kendaraan miliknya kepada RRP, dengan harapan memperoleh pinjaman dana. Namun, alih-alih digunakan sesuai kesepakatan, BPKB tersebut diduga diagunkan oleh RRP ke PT Moladin, sebuah perusahaan pembiayaan, tanpa sepengetahuan Ilham.
Beberapa bulan kemudian, kendaraan milik Ilham disita oleh perusahaan pembiayaan tersebut karena diduga menunggak cicilan. Padahal Ilham merasa tidak pernah melakukan pengajuan pinjaman atas namanya.
“RRP diduga telah memalsukan data Ilham saat mengajukan pembiayaan, tanpa seizin pemilik kendaraan,” ungkap SRH dalam laporan tersebut.
Masalah makin pelik ketika RRP diduga membujuk SRH untuk mengajukan pinjaman pribadi sebesar Rp94 juta dari Bank BCA, dengan dalih untuk menebus kendaraan Ilham yang disita. RRP disebut berjanji akan membayar seluruh cicilan pinjaman tersebut.
Namun setelah melakukan satu kali pembayaran awal, RRP diduga berhenti membayar, hingga SRH kini menanggung beban cicilan itu seorang diri.
Baik Ilham maupun SRH mengaku telah mengalami kerugian masing-masing sebesar Rp100 juta, dan menuntut proses hukum berjalan secara transparan dan profesional.
“Kami hanya ingin keadilan dan pertanggungjawaban. Jabatan publik bukan tameng untuk menutupi kejahatan,” ujar SRH.
Pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait status hukum RRP, namun proses penyidikan dikabarkan telah berjalan dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan.
Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat keterlibatan seorang wakil rakyat dalam dugaan tindak pidana yang dinilai mencederai kepercayaan masyarakat.(egg)

Leave a Reply