Lepas dari Pengawasan Orang Tua, Dua Balita di Palopo Tewas di Galian Septic Tank

Ilustrasi: tenggelam

Ilustrasi: tenggelam

KLIKSANDI.COM, Palopo Dua balita berinisial AS dan AL dilaporkan tewas setelah terjatuh di galian septic tank di Kota Palopo. Kedua balita itu disebut lepas dari pengawasan orang tua saat sedang bermain.

“Benar telah terjadi peristiwa dua anak yang terjatuh ke dalam galian septic tank hingga meninggal dunia,” kata Kapolsek Wara Selatan, Iptu Yusran Sa’buran dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi di Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Palopo, Kamis (9/4) sekitar pukul 16.00 Wita. Salah satu saudara korban awalnya masih sempat melihat balita itu bermain ayunan.

Tidak berselang lama, keberadaan korban tidak diketahui. Saudara salah satu korban sempat mengecek di rumah neneknya namun hanya menemukan sandal korban.

Saudara korban lalu mencari ke sekitar lokasi dan menemukan kedua balita berada di dalam galian septic tank dalam kondisi terapung dan mulut berbusa. Setelah meminta pertolongan, warga mengevakuasi kedua korban untuk dibawa ke rumah sakit.

“Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit, kedua korban dinyatakan telah meninggal dunia,” kata Yusran.

Yusran menjelaskan, galian septic tank tersebut memiliki ukuran sekitar 1×1,5 meter dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter. Lubang tersebut digali sekitar tiga bulan lalu oleh keluarga untuk kebutuhan penampungan air.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, lubang tersebut tidak memiliki penutup sehingga sangat membahayakan, khususnya bagi anak-anak,” ujar Yusran.

Yusran meminta agar galian septic tank segera ditutup. Dia turut mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar lingkungan rumah.

“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar memastikan setiap galian atau lubang di sekitar rumah diberi pengaman atau penutup yang layak, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya.(egg)

Leave a Reply