KLIKSANDI.COM, Luwu Utara – Pertanian kentang di Luwu Utara memiliki potensi yang menjanjikan. Potensi pertanian kentang itu diproduksi di Kecamatan Rongkong yang mampu menghasilkan 20 ton per hektare.
“Alhamdulillah kita telah melakukan safari ramadan di beberapa wilayah, kemarin itu di Rongkong sekaligus kita melihat pemanfaatan Jonder pemberian Pemda serta hasil pertanian kentang dan bawang merah asli warga Luwu Utara,” kata Bupati Luwu Utara (Lutra) Andi Abdullah Rahim.
Kunjungan tersebut dilakukan di Mabusa, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Lutra pada Selasa (2/3). Andi Rahim menyebut kentang tersebut ditanam di lahan pada ketinggian 1800 MDPL.
“Di sini memang sangat cocok untuk budidaya kentang, petani di sini panennya per 80 hari, atau kurang lebih sekitar 3 bulan,” jelasnya.
Andi Rahim mengatakan pertanian kentang adalah sesuatu yang baru di Kecamatan Rongkong. Menurutnya, budidaya kentang tersebut adalah sesuatu yang menjanjikan dan dapat memacu pertumbuhan ekonomi warga.
“Saat ini petani kita baru mengelola sekitar kurang lebih dua hektar, dalam satu hektar itu dia panennya sampai 20 ton, pemasukan sekitar 200 juta,” jelasnya.
“Kemudian permintaan pasar juga besar ya, saat ini petani kita telah bawa ke Kalimantan dan Morowali,” tutupnya.(egg)

Leave a Reply