Sekprov Sulsel: Asal Sabar, Luwu Raya Bisa Terwujud Meski Tanpa Perjuangan Keras

Sekprov Sulsel, Jufri Rahman

Sekprov Sulsel, Jufri Rahman

KLIKSANDI.COM, Makassar Sekretaris Provinsi atau Sekprov Sulsel, Jufri Rahman ikut angkat bicara terkait dengan pemekaran provinsi Luwu Raya. Dia menyebut, pemekaran itu adalah sebuah keniscayaan. Tidak perlu perjuangan yang keras, provinsi itu akan segera terwujud.

“Pemekaran itu keniscayaan, asal anda sabar meskipun tidak diperjuangkan keras akan terwujud sendiri,” kata Jufri Rahman dalam pengukuhan Wija We Ummu Datu Larompong di Hotel The Rinra, Jl Metro Tj Bunga No 2, Kelurahan Panambungan,Kecamatan Mariso, Kota Makassar pada Senin (26/1/2026) siang, seperti yang dikutip tribunnews.com.

Meski demikian, dia menyebut, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi bukanlah hal yang mudah. Ada banyak syarat yang mesti dipenuhi. Utamanya pembentukan syarat provinsi dengan minimal memiliki 5 Kabupaten/Kota.

Jufri juga mengakui jika Luwu Raya memiliki potensi sumber daya yang cukup besar. “Luwu itu utara-selatan adalah emas, timur-barat besi dan nikel. Itu sekarang komoditas utama dunia,” ujar Jufri Rahman.

Sumber Daya Alam (SDA) milik tanah Luwu Raya ini harus dikaji apabila ingin mendirikan DOB Provinsi. Ketiga terkait pemilihan ibu kota provinsi nantinya.

Datu Luwu ke-40 Andi Maradang Mackulau Opu To Bau ikut mendukung berdirinya Provinsi Luwu Raya. Dalam pengukuhan Wija We Ummu Datu Larompong, Datu Luwu ke-40 Andi Maradang Mackulau kembali menyuarakan niat berpisah dari Sulsel. Niat itu disampaikan depan Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman.

Datu Luwu Andi Maradang Mackulau menyebut dalam konteks Budaya, Luwu Raya tetap menjadi bagian sejarah panjang Sulsel. Luwu Raya tetap menjadi bagian perjuangan kemerdekaan bersama masyarakat Bugis dan Makassar.

“Di Tanah Luwu, kami telah sepakat bahwa kami bukan ingin melepaskan diri dalam konteks budaya, tidak mungkin. Karena datu Luwu Andi Djemma, Mangkau ri Bone, Somba ri Gowa sebelum kemerdekaan ini duduk bersama demi negara ini. Tidak mungkin kita berpisah dari negara ini,” kata Andi Maradang Mackulau.

Hanya saja, selama ini masyarakat Luwu Raya mendapat perlakuan timpang. Dalam hal pembangunan dinilai jauh dari pemerataan di Sulsel.

Sehingga dengan hadirnya Provinsi Luwu Raya, Datu Luwu Andi Maradang Mackulau meyakini akan memberikan keadilan bagi Wija to’ Luwu. “Kami ingin jadikan rakyat kami adil dan bermanfaat, dan dalam hukum UU tidak ada bisa larang orang punya niat baik kedepan,” tutupnya.(egg)

Leave a Reply