Wali Kota Parepare Bawa Ratusan Pejabat ke Balikpapan, DPRD: Membebani Keuangan Daerah

Wali kota parepare, Tasming Hamid merespons predikat kota intoleran.

Wali Kota Parepare: Tasming Hamid.

KLIKSANDI.COM, ParepareWali Kota Parepare, Tasming Hamid dilaporkan melakukan perjalanan ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Perjalanan itu disebut melibatkan ratusan pejabat Pemkot Parepare. Salah satu di antaranya adalah Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto.

Perjalanan para pejabat Pemkot Parepare ini mendapat sorotan DPRD Parepare. Legislatif menyebut, perjalanan ini akan membebani anggaran daerah di tengah efesiensi keruangan daerah.

Anggota DPRD Parepare, Andi Muhammad Fudail mengaku mendapat informasi pejabat yang berangkat mencapai 147 orang. Jumlah yang sangat banyak ini akan membebani keuangan daerah.

“Harusnya kalau wali kota berangkat, wakil wali kota tinggal atau sekda yang tinggal. Begitupun kalau wakil wali kota yang diamanahkan, wali kota tinggal. Supaya pemerintahan berjalan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kunker rombongan itu dipastikan membebani APBD Pemkot. Bukan hanya biaya transportasi, rombongan dipastikan masing-masing menerima honor surat perintah perjalanan dinas (SPPD).

“Ya kalau persoalan membebani ya pasti bebani ya. Tapi saya yakin dan percaya bahwa mereka membawa masing-masing anggarannya. Iya kalau mereka pasti kemungkinan besar mereka menggunakan SPPD,” ujarnya.

Fudail mengaku belum tahu nama-nama dari 147 orang yang diboyong ke Balikpapan. Namun dia sudah mendapat informasi jika kunker itu juga melibatkan Forkopimda.

“Saya dengar juga yang berangkat itu termasuk Kapolres mungkin ya. Forkopimda betul, Forkopimda juga dalam perjalanan itu termasuk ada pimpinan bank ya, ada juga pengusaha-pengusaha,” katanya.

Kadis Kominfo Parepare, Anwar Amir membenarkan keberangkatan para pejabat Pemkot Parepare ke Balikpapan itu. Dia juga mengakui jika ada Forkopimda yang juga ikut berangkat.

“Iya jadi agendanya hari ini ke Pemkot Balikpapan,” ungkap Kadis Kominfo Parepare, Anwar Amir.

Anwar berdalih, kunker itu dilakukan untuk penataan UMKM dan pengelolaan perusahaan daerah. Selain itu, Pemkot juga ingin meniru pengelolaan parkir.

“Agenda kunjungan kerja dengan 3 poin yang ingin dicapai yaitu terkait penataan UMKM, pengelolaan perparkiran dan pengelolaan perusahaan daerah,” jelasnya.

Dia ogah mengungkapkan jumlah orang yang diboyong dalam kunker tersebut. Anwar hanya menyebut dalam rombongan kunker itu terdiri dari SKPD dan Forkopimda.

“Unsur yang hadir dari forkopimda dan SKPD. Sampai besok agendanya. Minggu pulang,” katanya.(egg)

Leave a Reply