KLIKSANDI.COM, Takalar — Pemerintah Kabupaten Takalar kini menerapkan sistem aplikasi absensi terintegrasi Takalar (Anita). Sistem ini memungkinkan para ASN di Takalar bisa terpantau secara realtime.
Agenda ini merupakan bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi berbasis digital. Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, memaparkan langsung konsep dan implementasi aplikasi tersebut.
Ia hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Muhammad Hasbi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Takalar.
Selain itu, para camat se-Kabupaten Takalar juga mengikuti jalannya rapat. Sejumlah pejabat struktural dan fungsional turut ambil bagian dalam agenda tersebut.
ANITA hadir sebagai sistem absensi ASN berbasis digital yang terintegrasi dengan penilaian kinerja. Aplikasi ini dilengkapi fitur Live Tracking Maps yang memungkinkan pemantauan lokasi ASN secara real time.
Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa sistem ini tidak hanya sekadar absensi, tetapi bagian dari perubahan budaya kerja.
“Dia akan terintegrasi nanti ke dalam sistem kinerja. Kita tidak lagi menggunakan kinerja yang as usual seperti biasanya,” ujarnya.
Daeng Manye mengakui bahwa penerapan sistem ini mungkin menuai pro dan kontra. Namun, ia menilai hal tersebut sebagai bagian dari proses perubahan.
“Mungkin ada yang bilang Anita bikin susah, itu karena melihat secara individu, bukan sistemik,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa ribuan ASN telah mulai menginput data ke dalam sistem. Data tersebut mencakup identitas lengkap hingga lokasi kerja ASN.
Camat Mangarabombang, Mappaturung, menyambut positif penerapan aplikasi ANITA. Ia menilai sistem ini mampu meningkatkan disiplin ASN secara signifikan.
“Absensi ANITA adalah salah satu aplikasi digital untuk lebih mendisiplinkan ASN Pemerintah Kabupaten Takalar,” ujarnya.(egg)

Leave a Reply