KLIKSANDI.COM, Makassar — Mayat yang ditemukan membusuk di dalam kantong plastik sampah di Kabupaten Soppeng akhirnya terungkap. Korban diketahui adalah NI (25). Dia adalah korban pembunuhan oleh mantan kekasihnya berinisial BA (25).
Sebelum dibunuh, korban sempat disekap dan dirampok oleh pelaku. Perhiasan yang ada di badan korban semuanya hilang. Termasuk sepeda motornya juga raib.
Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, mengungkapkan bahwa korban diduga dihabisi di sebuah penginapan sebelum jasadnya dipindahkan ke lokasi lain.
“Diduga pembunuhan terjadi di penginapan, lalu jenazahnya dibuang ke kebun. Saat ditemukan, kondisinya sudah rusak karena beberapa hari berada di sana,” kata Dodie, Rabu (1/4/2026).
Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui pelaku dan korban pernah menjalin hubungan asmara. Namun, hubungan tersebut telah berakhir sebelum korban dilaporkan hilang, meski komunikasi di antara keduanya masih terjalin.
“Memang mereka pernah berpacaran, tetapi saat kejadian sudah putus. Hanya saja masih sering berkomunikasi,” jelas Dodie.
Pihak kepolisian juga tengah mendalami informasi dari keluarga korban terkait dugaan adanya permintaan uang oleh pelaku. Namun, hal tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
“Ada informasi pelaku sempat meminta uang tebusan, tapi ini masih kami dalami. Pelaku cukup licik dan tidak kooperatif, sehingga proses pengungkapan membutuhkan kehati-hatian,” tambahnya.
Menariknya, pelaku diketahui telah lebih dulu diamankan pada Maret lalu dalam kasus berbeda, yakni dugaan penggelapan. Polisi kemudian memanfaatkan penahanan tersebut untuk mencegah pelaku melarikan diri setelah muncul kecurigaan keterlibatannya dalam kasus hilangnya korban.
“Sejak awal sudah kami curigai. Karena ada kasus lain, kami tahan lebih dulu agar tidak kabur,” ungkap Dodie.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh keluarga pada Senin (16/3). Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan intensif, termasuk menelusuri jejak komunikasi dan memeriksa sejumlah saksi.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di area perkebunan di Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, pada Senin (30/3) sekitar pukul 12.00 Wita.
“Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” pungkas Dodie.(egg)

Leave a Reply