Viral Video Anak Putus Sekolah Jadi Korban Perundungan, Korban Dikeroyok “Geng Perempuan”

Seorang santri di Jogja menjadi korban penganiayaan.

Ilustrasi: Perundungan.

KLIKSANDI.COM, Bone Kasus perundungan seorang anak putus sekolah terjadi di Kabupaten Bone. Kasus tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi 30 detik dan kemudian viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat seorang anak perempuan berusia 15 tahun ditampar berkali-kali oleh sekelompok remaja geng perempuan yang diduga masih berstatus pelajar SMP. Suasana makin memprihatinkan karena terdengar suara seseorang yang diduga memprovokasi, seolah menyemangati tindakan perundungan tersebut.

Peristiwa ini terjadi di belakang salah satu sekolah SMP di Kecamatan Lappariaja, Bone. Korban berinisial PA tampak tak berdaya saat dikelilingi beberapa remaja sebaya yang terus mengintimidasi dan melakukan kekerasan fisik.

Keluarga korban yang tidak terima dengan perlakuan tersebut langsung melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone.

Aktivis Perempuan Bone, Martina Majid, yang turut mendampingi korban, mengungkapkan bahwa insiden ini bukan pertama kali terjadi.

“Ini sebenarnya kejadian berulang. Kami sudah melakukan pendampingan sejak video itu viral. Untuk kekerasannya, kami serahkan kepada pihak kepolisian. Sementara itu kami berupaya agar korban bisa kembali melanjutkan pendidikannya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa korban mengalami trauma cukup berat dan merasa takut jika kejadian serupa terulang kembali. Kondisi ini memperlihatkan betapa rentannya anak-anak terhadap tindakan kekerasan dan kurangnya pengawasan di lingkungan sekitar.

Terpisah, Kasi Humas Polres Bone, IPTU Rayendra Muchtar, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kasus ini memang baru viral meski kejadiannya sudah berlangsung beberapa waktu lalu.

Polisi kini menelusuri identitas para pelaku serta menggali motif di balik aksi perundungan tersebut.(egg)

Leave a Reply