KLIKSANDI.COM, Jeddah – Seorang jemaah umrah asal Kota Makassar yang diketahui bernama Maemunah dilaporkan meninggal dunia di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. Dia diketahui adalah jemaah umrah yang meninggal karena kedinginan setelah terlantar selama dua hari di Bandara itu.
Video korban saat meninggal dunia kemudian viral di media sosial. Dalam video tersebut, jasad korban sudah terbungkus kain putih di atas kursi tunggu. Di sekitarnya, ada beberapa jemaah.
“Salah satu jamaah dari Makassar sudah meninggal akibat kedinginan di ruang tunggu (Bandara), tidak ada sama sekali penanganan, dari tadi kita panggil tim medis dari dua jam yang lalu, tidak ada (datang), ini temanta sudah meninggal mi kodong (kasian),” ucap Kakitha dalam videonya.
Tak lama kemudian, beberapa tim medis datang untuk melihat kondisi korban, namun perempuan yang merekam video tersebut merasa kecewa karena menganggap tim medis lambat memberikan pertolongan kepada korban.
“Baru ada datang tim medisnya padahal sudah dua jam yang lalu sudah panggil tim medis, astagfifullah. Sudah meninggal orang baru datang tim medisnya dan ini kita sudah dua hari di dalam sini (bandara), tidak ada penanganan sama sekali, tidak ada kejelasan dari maskapainya, bagaimana kelanjutan keberangkatannya ini pesawat,” ungkapnya.
Video lainnya, ia menyampaikan bahwa rombongannya sudah dua hari telantar di Bandara Jeddah, dan belum ada kejelasan dari pihak maskapai terkait keberangkatannya kembali ke Indonesia. Bahkan ia menyebut maskapai yang digunakan oleh travel umrahnya adalah Fladeal.
“Sebenarnya, kemarin kita sudah naik di pesawat, tapi disuruh turun, karena katanya ada kendala pada pesawat. Sekarang hari kedua, jam 10.00 rencana berangkat, tapi ini sudah pukul 1 siang (13.00 waktu setempat), belum juga berangkat,” ungkapnya lagi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel, Ikbal Ismail mengungkapkan peristiwa jemaah umrah meninggal di Bandara Jeddah ini terjadi pada Kamis (5/2/2026) lalu.
“Informasi yang saya dapat, kaca pilot retak. Pesawatnya sudah di Bandara Jeddah mau jemput jemaah ternyata setelah diperiksa kaca pilot retak,” ujar Ikbal.
Ikbal mengungkapkan, korban diduga wafat akibat kedinginan saat menunggu keberangkatan di bandara setelah penerbangannya mengalami penundaan atau delay selama 2 hari.
“Jadi ini yang menunggu di bandara, mungkin kedinginan, makanya ada yang meninggal itu. Informasinya smeninggal karena kedinginan,” tandasnya.(egg)


Leave a Reply