KLIKSANDI.COM, Gowa — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gowa, Wahyudin mengimbau kepada masyarakat Gowa untuk senantiasa dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini. Dia menyebut, kondisi ini rawan menyebabkan bencana.
“Kami mengimbau warga untuk berhati-hati karena masih berpotensi terjadi cuaca ekstrem, serta segera melapor ke BPBD jika terjadi keadaan darurat,” pungkasnya
Dia mengatakan, bencana terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Gowa, Minggu 1 Februari 2026. Angin kencang merusak sejumlah rumah warga.
“Cuaca ekstrem yang terjadi hari ini mengakibatkan kerusakan atap rumah warga akibat angin kencang,” ujarnya
Wahyudin merinci, di Kecamatan Pallangga, tepatnya di Dusun Lompokiti, Desa Kampili, tercatat dua rumah warga terdampak. Korban pertama atas nama Dg Lurang (72), seorang petani yang tinggal bersama dua anggota keluarganya.
“Atap rumah korban terangkat akibat terpaan angin kencang. Perkiraan kerugian material sekitar Rp2,5 juta,” jelas Wahyudin.
Korban kedua adalah Jafar Dg Ngemba (68), juga berkerja sebagai petani dan tinggal di wilayah yang sama. Ia menyebut rumah korban mengalami kerusakan serupa dengan estimasi kerugian material sekitar Rp2,5 juta.
Selain itu, di Kecamatan Bontonompo, Desa Bulogading, satu unit rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.
“Alhamdulillah, tudak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” tegas Wahyudin.
Saat ini kata dia, tengah mendata dan pemantauan di lokasi kejadian. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk langkah penanganan lanjutan.
Camat Pallangga, Syahrial mengaku masih melakukan asesmen terhadap rumah warga rusak akibat angin kencang. “Kita masih mengumpulkan data,” katanya.(egg)

Leave a Reply