Geng Motor di Makassar Serang Polisi dengan Busur, Dibalas dengan Tembakan di Kaki

DITEMBAK. Tiga dari empat tersangka geng motor yang diamankan polsek Biringkanaya, Makassar.

DITEMBAK. Tiga dari empat tersangka geng motor yang diamankan polsek Biringkanaya, Makassar.

KLIKSANDI.COM, Makassar Aksi geng motor di Makassar makin nekat saja. Empat orang geng motor ditangkap aparat Polsek Biringkanaya. Dua di antaranya ditembak setelah menyerang polisi dengan busur dan petasan.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Biringkanaya, pada Minggu dini hari (14/12/2025). Empat anggota geng motor yang ditangkap, masing-masing berinisial MHA (18), MR (20), AS (16), dan IA (19).

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan, awalnya anggota Polsek Biringkanaya menerima informasi terkait konvoi geng motor yang hendak tawuran serta membawa berbagai senjata tajam. Di tengah jalan, polisi kemudian menghentikan rombongan yang berjumlah puluhan orang.

Bukannya berhenti, kawanan geng motor itu malah menyerang polisi.

“Geng motor ini membawa parang, panah busur, dan katana. Katana tersebut digesekkan ke aspal dengan tujuan memancing tawuran. Ketika dilakukan pengejaran, mereka melakukan upaya perlawanan dengan mengarahkan busur kepada anggota kepolisian,” kata Arya.

Arya menyatakan, awalnya petugas mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali agar tidak untuk menyerang. Namun, para pelaku tetap melakukan perlawanan dan bertindak semakin agresif. Sehingga polisi mengambil tindakan tegas terukur dengan menembakkan peluru karet.

“Tembakan tersebut mengenai dua pelaku, masing-masing mengalami luka di bagian kaki dan lengan kanan,” ujarnya.

Arya menegaskan, dalam kejadian tersebut tidak ada anggota kepolisian yang mengalami luka. Dia juga menyatakan bahwa menyerang aparat merupakan tindak pidana serius.

“Kami tidak perlu menunggu sampai ada petugas yang terluka. Ketika ada ancaman terhadap jiwa masyarakat atau anggota, maka polisi dapat melakukan tindakan tegas terukur,” ucapnya.

Arya menambahkan, Polrestabes Makassar tidak akan mentolerir aksi teror geng motor dan akan terus mengambil langkah tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Makassar.

“Ini adalah wujud nyata bahwa kami tidak akan membiarkan Kota Makassar dirusak oleh tindakan negatif seperti tawuran, geng motor, dan pembusuran,” kata dia.(egg)

Leave a Reply