KLIKSANDI.COM, Bulukumba — Pemerintah Kabupaten Bulukumba mulai melakukan verifikasi terhadap 30 ribu pengguna BPJS kesehatan gratis di Bulukumba. Para pengguna BPJS kesehatan gratis ini akan dihapuskan sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Sosial.
“Tahapan verifikasi mulai berjalan saat ini yang dimulai dari tingkat dusun, lingkungan setiap desa dan kelurahan,” kata Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah, Rabu (3/12/2025).
Penghapusan BPJS kesehatan terhadap 30 ribu warga Bulukumba ini adalah dampak dari efisiensi anggaran dari pemerintah pusat ke pemerintah kabupaten di Bulukumba. Namun secara teknis bukan Pemerintah Kabupaten yang menentukan siapa nama yang dinonaktifkan sebagai pengguna BPJS Kesehatan. Yang bertugas melakukan verifikasi adalah pemerintah desa dan kelurahan.
“Pemkab hanya menerima data dari hasil verifikasi dari tingkat desa dan kelurahan yang diambil melalui rapat atau musyawarah,” kata Andi Ayatullah.
Dalam musyawarah itu, juga pemerintah desa dan kelurahan melibatkan para pihak termasuk para tokoh. Karena verifikasi dilakukan secara faktual dan objektif berdasarkan kriteria yang disyaratkan oleh pemerintah.
Kepala Unit Pelayanan Dinas Kesehatan Bulukumba, Kasmiranda mengatakan bahwa ada dua penyebab dihapusnya peserta BPJS Kesehatan.
Alasan pertama, karena pemerintah pusat sedang melakukan efisiensi anggaran yang juga berdampak pada keuangan Pemerintah Kabupaten Bulukumba, termasuk pembiayaan BPJS Kesehatan untuk masyarakat. Kedua, karena ada diantara mereka yang sudah berubah status kesejahteraannya.
“Berdasarkan hal itu, maka masyarakat di atas dari desil 5 maka otomatis dihapus dari pembiayaan BPJS Kesehatan yang selama ini ditanggung oleh pemerintah daerah,” katanya.(egg)


Leave a Reply