Heboh di Medsos! Emak-emak Barru Usir Alat Berat, Dikira Aktivitas Tambang

PROTES. Lokasi perbaikan sungai di Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

PROTES. Lokasi perbaikan sungai di Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

KLIKSANDI.COM, Barru Sebuah video mendadak viral di media sosial. Video itu memperlihatkan sebuah alat berat yang diusir oleh sekelompok emak-emak di kawasan itu.

Dalam video itu, seorang lelaki tanpa baju tampak berada di dekat ekskavator, memicu kemarahan warga yang mengira aktivitas tersebut berkaitan dengan kegiatan tambang di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Lisu, Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Jumat (28/11/2025). Para ibu-ibu terdengar kesal dan dalam bahasa Bugis mengatakan, “Mau’ kak mengamuk,” karena menduga alat berat itu bagian dari operasi tambang.

Rappe, seorang warga Dusun Lisu menegaskan bahwa alat berat dalam video viral itu tidak sedang melakukan aktivitas penambangan.

Ia menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan adalah perbaikan sungai dan pemasangan bronjong yang berada tepat di samping rumah warga.

“Saya suruh kerja dulu di sini karena bronjongnya harus diperbaiki. Tidak ada batu yang diambil,” tegasnya.

Kepala Desa Lompo Tengah, Arifuddin Pabiseang, membenarkan bahwa persoalan ini bermula dari kesalahpahaman antarwarga. Dia menyebut, ada warga minta supaya pinggir rumahnya dikerjakan karena ada abrasi.

“Tapi ada warga lain yang keliru, dikira alat berat itu mengambil material,” jelasnya.

Ia menyebut pihak desa telah melakukan mediasi dan sepakat menunda sementara kegiatan di lapangan hingga sosialisasi lanjutan dilaksanakan.

“Memang sudah dijadwalkan sosialisasi tanggal 27, tapi ditunda karena Pak Kadis ada kegiatan lain. Sosialisasi pertama sudah ada dan sudah dijelaskan,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Tanete Riaja Iptu Mudhafar menegaskan bahwa perusahaan memiliki izin resmi, namun keberatan warga tetap harus diakomodasi. “Ini hanya kesalahpahaman. Nanti ahli yang paham soal tambang akan memberikan penjelasan,” katanya.(egg)

Leave a Reply