KLIKSANDI.COM, Bulukumba — Nelayan Bulukumba terpaksa menghentikan pelayaran untuk sementara. Kondisi cuaca buruk membuat para nelayan menambatkan kapal mereka di dermaga.
Ratusan kapal nelayan ini berjejer di sepanjang garis pantai Kabupaten Bulukumba. Para nelayan memilih mencari pekerjaan lain sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Sekedar diketahui, ketinggian ombak di tengah laut mencapai 3-4 meter dengan kecepatan angin 12 knot.“Kami tidak melaut karena cuaca mulai buruk,” kata nelayan Asfar.
Ia mengungkap, nelayan Bulukumba tak berani melaut jauh karena cuaca ekstrem sulit diprediksi. Tadi siang, puluhan nelayan nyaris mengalami kecelakaan laut akibat angin tiba-tiba bertiup kencang.
“Kami nyaris kehilangan kendali setelah angin kencang terjang kapal saat berada di laut perbatasan Bulukumba–Bantaeng,” ujarnya.
Melihat kondisi itu, para nelayan memilih kembali ke tepi pantai dan berlabuh. Kapal kecil maupun besar sebagian besar tidak dijumpai nahkoda dan anak buah kapal karena mereka pulang ke rumah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bulukumba, Abd Haris, menyebut di awal musim hujan perubahan cuaca sangat cepat. “Kadang ada cuaca buruk tidak terbaca oleh sistem pengidentifikasi cuaca,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat, baik di darat maupun di laut, agar ekstra hati-hati. Dalam sepekan terakhir, sejumlah rumah di Bulukumba rusak diterjang angin puting beliung.(egg)


Leave a Reply