Sudah Enam Hari Hilang, Polisi Harus Cepat Temukan Bocah Bilqis

Bocah Bilqis Ramdhani (4)

Bilqis Ramdhani (4)

KLIKSANDI.COM, MakassarKeberadaan bocah berusia 4 tahun, Bilqis Ramdhani hingga kini masih misterius. Sudah enam hari, bocah itu belum kembali ke pangkuan orang tuanya. Hingga kini, polisi belum bisa mendeteksi keberadaan Bilqis setelah diduga diculik orang tidak dikenal.

Kondisi ini membuat orang tua Bilqis menjadi sangat khawatir. Keluarga Bilqis hanya bisa berharap pada polisi untuk segera mendeteksi keberadaan Bilqis.

Koordinator Bidang Hak Perempuan, Anak dan Penyandang Disabilitas LBH Makassar, Ambara Dewita Purnama, meminta kepolisian bisa bergerak cepat untuk mendeteksi keberadaan Bilqis. Dia menyebut, kasus Bilqis ini bukanlah kasus penculikan biasa. Polisi harus bergerak cepat menggunakan jaringannya untuk membongkar kasus penculikan Bilqis.

“Mungkin dikerahkan jaringan-jaringan entah itu di Makassar atau nasional yang bisa bantu kepolisian penanaganannya,” kata dia.

Menurut Ambar, jika memang korban dijual lagi berarti ini bukan penculikan biasa. Ia menyebut, kasus ini sudah masuk ranah perdagangan manusia, bahkan ekploitasi anak.

“Kasus ini bukan penculikan biasa,” kata dia.

Ambar mengaku belum mendapat laporan dari orang tua korban untuk pendampingan.Termasuk, dari UPT PPA Makassar untuk kerja sama pendampingan.

“Biasanya memang kerjasama dengan PPA, kalau diajak sama-sama pasti dengan LBH Makassar,” ucapnya.

Sudah enam hari Bilqis Ramdhani (4) terpisah dari orangtuanya. Dwi ‘Dimas’ Nurmas (34), menunggu perkembangan kasus anaknya dari polisi, Jumat (7/11/2025).

Dimas melaporkan dugaan penculikan ke Mapolsek Panakkukang, Jl Pengayoman, Senin (3/11) lalu. “Inikan kita menunggu info dari pihak berwajib dan tidak boleh dulu saya banyak komen,” katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana dan Kasi Humas AKP Wahiduddin belum memberi keterangan.

Bilqis hilang saat ikut ayahnya bermain tenis di Taman Pakui Sayang, Jl AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu (2/11).

Keesokan harinya, Senin (3/11), ayah Bilqis, Dimas, melapor kejadian itu ke Polsek Panakkukang. Hingga kini, Dimas masih diliputi kekhawatiran.

Ia mengaku belum mendapat kabar terbaru dari pihak kepolisian mengenai keberadaan putrinya.

“Kita masih menunggu info dari pihak berwajib dan belum boleh banyak berkomentar. Kita berdoa saja, semoga pihak kepolisian bisa membantu,” katanya, Kamis (6/11).

Ia menambahkan, dirinya belum dapat memberikan keterangan detail karena masih menunggu hasil penyelidikan polisi. “Belum ada kabar terbaru. Kekhawatiran kami besar, makanya kami tidak mau gegabah memberi informasi sebelum jelas,” ujarnya.(egg)

Leave a Reply