KLIKSANDI.COM, Gowa — RK (25) jauh-jauh datang dari Makassar untuk ke taman sungai Jeneberang, yang terletak tidak jauh dari jembatan kembar Gowa. Awalnya, dia ingin bersantai, menikmati indahnya sungai Jeneberang. Tetapi keinginannya itu malah berujung petaka.
Saat sedang berada di taman itu, RK malah mendengar bisikan misterius. Ada sosok yang terlihat dan menuntun dia untuk naik ke jembatan Kembar.
Seolah tidak sadar, RK menuruti sosok dan bisikan itu. Dia berjalan kaki sendirian ke Jembatan Kembar. Setibanya di atas, bisikan misterius itu muncul lagi. Memintanya untuk melompat dari atas jembatan itu. RK baru sadar setelah dirinya sudah berada di dalam air.
“Saya naik Grab dari Makassar, tempat kerja saya, ke Sungguminasa karena mau jalan-jalan. Saya turun di taman depan Pasar Minasa Maupa, lalu tiba-tiba tidak sadar jalan ke Jembatan Kembar dan loncat ke sungai. Untungnya warga cepat menolong,” kata RK.
Warga yang melihat RK melompat dari Jembatan Kembar langsung berbondong-bondong untuk menyelamatkan perempuan itu. Beruntung, RK sempat diselamatkan setelah beberapa orang berenang ke tengah sungai Jeneberang.
Dalam video yang beredar, tampak seorang RK sudah berada dibantaran sungai setelah terjun dari ketinggian jembatan.
Warga yang melintas di sekitar lokasi pun turut membantu mengevakuasi korban. Beberapa pengendara motor terlihat berhenti di sisi jembatan.
“Orang lompat di jembatan kembar. Perempuan,” kata seorang pria dalam rekaman video sambil menunjukkan kondisi di lokasi kejadian. RK terlihat lemas dan segera dibawa ke RSUD Syekh Yusuf Gowa untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kepala SPKT Polres Gowa, Ipda Ahmad Hari, membenarkan adanya peristiwa seorang warga yang nekat melompat ke Sungai Jeneberang.
Ia mengatakan, beruntung warga sekitar yang melihat kejadian itu segera bertindak cepat hingga korban berhasil diselamatkan. Saat ini, korban diketahui tengah menjalani perawatan di RSUD Syekh Yusuf.
“Benar, tadi ada warga yang melompat ke Sungai Jeneberang. Namun berhasil diselamatkan oleh warga sekitar dan kini sedang dirawat di RSUD Syekh Yusuf,” ucapnya.
Ahmad menyebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif pasti di balik aksi nekat tersebut.
“Kami masih menggali informasi lebih lanjut terkait penyebab korban melompat ke sungai,” tutupnya.(egg)

Leave a Reply