KLIKSANDI.COM, Parepare — Sepanjang triwulan ketiga tahun 2025, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Parepare mencatat ada Rp1,7 miliar uang negara yang diselamatkan dari rokok dan minuman ilegal.
Kepala KPPBC Parepare, Dawny Marbagio, mengungkapkan bahwa realisasi penerimaan hingga triwulan ketiga tahun ini telah melampaui target yang ditetapkan.
Dawny menjelaskan, dari target penerimaan sebesar Rp57,87 miliar, hingga September 2025 pihaknya telah membukukan realisasi mencapai Rp66,10 miliar atau 114,23 persen.
Capaian tersebut, kata dia, menjadi bukti nyata bahwa kinerja Bea Cukai Parepare semakin agresif dan adaptif dalam menjaga penerimaan negara di tengah tantangan ekonomi global.
“Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan soliditas tim, tetapi juga komitmen kami dalam menjaga keseimbangan antara fungsi pelayanan dan pengawasan,” ujar Dawny Marbagio.
KPPBC Parepare memiliki wilayah kerja yang cukup luas, mencakup 12 kabupaten/kota di dua provinsi, yakni Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dengan dukungan 5 pos pengawasan serta 1 kantor bantu.
Seluruh aktivitas pengawasan dan pelayanan dijalankan oleh 53 pegawai yang tersebar di wilayah kerja tersebut. Di bidang pengawasan, Bea Cukai Parepare juga menunjukkan kinerja yang menonjol.
Hingga triwulan ketiga 2025, telah dilakukan 171 penindakan terhadap pelanggaran di bidang cukai, terutama peredaran rokok ilegal dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA).
Dari seluruh penindakan tersebut, tercatat sebanyak 1.771.880 batang rokok ilegal dan 298,75 liter MMEA berhasil diamankan.
Nilai total barang hasil sitaan diperkirakan mencapai Rp2,7 miliar, dengan potensi kerugian negara yang dapat diselamatkan sebesar Rp1,7 miliar.
Menariknya, Kota Parepare menjadi wilayah dengan jumlah penindakan tertinggi, yakni 485.940 batang rokok ilegal berhasil disita dalam berbagai operasi lapangan.
“Namun yang lebih penting, kami ingin masyarakat dan pelaku usaha semakin sadar untuk tidak terlibat dalam peredaran barang kena cukai ilegal,” tambah Dawny.
Bea Cukai Parepare, lanjutnya, akan terus memperkuat strategi pengawasan melalui pendekatan berbasis intelijen, kolaborasi lintas instansi, dan edukasi publik mengenai dampak negatif rokok ilegal terhadap ekonomi.(egg)

Leave a Reply