Tangis Keluarga Dandi Saat Temui Menteri Hukum, Minta Pelaku Tidak Dibebaskan

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra saat mengunjungi para tersangka kasus kerusuhan Makassar.

PENJARA. Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra

KLIKSANDI.COM, MakassarRusni (32) adalah sepupu dari almarhum Rusmadiansyah alias Dandi (26). Dandi diketahui tewas setelah dikeroyok saat aksi unjuk rasa yang berujung rusuh di Makassar. Dandi saat itu sempat dituduh sebagai intel polisi, sehingga massa lalu mengeroyoknya.

Rusni tak bisa menahan tangis saat menemui Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Kamis (11/9/2025). Yusril menyempatkan bertemu Rusni disela kunjungannya membesuk 21 dari 27 tersangka demo rusuh di Rutan Polrestabes Makassar.

Sambil menangis, Rusni memohon ke Yusril agar para pelaku pengeroyokan menewaskan Dandi diproses hukum. Ia tak sudi melihat pelaku bebas berkeliaran setelah merenggut nyawa Rusmadiansyah.

“Kami mohon pak, mohon dibantu pak, diproses pelaku,” ucap Rusni dengan nada lirih.

Yusril pun berjanji akan mengawal kasus itu agar keluarga korban mendapat keadilan. “Saya akan berlaku adil. Saya dulu advokat juga ya, jadi saya tahu mana yang salah,” ucap Yusril meyakinkan Rusni.

Keluarga besar Dandi tak terima jika pelaku tidak diproses hingga ke meja hijau. “Pokoknya kita minta keadilan seadil-adilnya. Kita mau pelaku dihukum mati,” ucapnya.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengaku akan memproses para pelaku pengeroyokan Dandi hingga tuntas. “Kita ini serius melakukan penanganan terhadap korban, terutama korban ojol yang meninggal,” tegas Arya.

Dari tiga terduga pelaku pengeroyokan yang telah ditangkap Polrestabes Makassar, dua diantaranya anak di bawah umur. Arya menegaskan, para pelaku akan tetap diproses hukum karena melakukan pengeroyokan berakibat korban meninggal dunia.

“Terkait dengan anak-anak yang memang terlibat pengeroyokan tersebut, kami akan tetap tahan,” jelas Arya.

Selain itu, Arya juga menegaskan penyidikan kasus itu terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain terlibat.

Selain Dandi, demo rusuh di Makassar juga mengakibatkan dua gedung DPRD di Kota Makassar terbakar. Kebakaran gedung DPRD Kota Makassar mengakibatkan tiga korban meninggal dunia.

Ketiganya adalah Staf Humas dan Protokol DPRD Kota Makassar Muh Akbar Basri (26), Staf Fraksi PDIP DPRD Kota Makassar Sarinawati (25) dan Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, Saiful Akbar (41).(egg)

Leave a Reply