“ini Bukan Hak Kita!” Warga Kembalikan Jam Tangan Seharga Rp11 M Milik Sahroni

Jam tangan Ricard Mille limited edition milih Sahroni yang dijarah akhirnya dikembalikan.

LIMITED EDITION. Jam tangan Ricard Mille limited edition milih Sahroni yang dijarah akhirnya dikembalikan.

KLIKSANDI.COM, Jakarta — Jam tangan milik Ahmad Sahroni yang dijarah di rumahnya, akhirnya dikembalikan. Jam tangan merek Richard Mille yang diketahui limited edition ini bernilai Rp11 miliar.

Proses pengembalian yang dramatis ini dibagikan melalui akun Tiktok @ulasan.co. Ketua RW dan Ketua RT turut hadir dalam mediasi tersebut. Keluarga pelaku, seorang remaja, menunjukkan sikap kooperatif dan menyerahkan jam tangan Richard Mille yang diduga merupakan edisi terbatas.

Ibu dari remaja tersebut mengungkapkan rasa penyesalannya dan menjelaskan bahwa keluarganya menyadari jam tangan tersebut bukan hak mereka.

“Saya juga udah bilang sama dia (anaknya), ‘kak, ini jam bukan hak kita’,” ujarnya.

Sang ibu itu mengaku tidak mengetahui harga jam tangan itu. Bahkan, cara memakai jam tangan itu, mereka juga tidak tahu sama sekali.

“Bapak, saya aja pas megang jamnya gini ‘ini make jamnya gimana ya, kita kan orang susah gak tau ya’,” tambahnya.

Berdasarkan penelusuran di situs resmi Richard Mille, jam mewah itu seharga sekitar Rp 11,7 miliar. Jam tersebut sempat diambil saat rumah Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dijarah massa pada Sabtu (30/8).

“Udah, yang jam juga udah (dikembalikan),” kata seorang warga sekitar yang enggan disebut namanya, saat ditemui kumparan, Senin (1/9).

“Soalnya mayoritas kalau orang-orang sini istilahnya 10 persen sampai 5 persen. Kebanyakan orang luar. Gak berani orang-orang sini,” tuturnya.

Dia menyebut, beberapa massa yang sempat mengambil barang-barang dari dalam rumah Sahroni telah diserahkan ke kantor RW setempat.

“Informasi di grup memang sudah sebagian di antar ke kantor RW. Mediatornya di RW. Setelah di RW ditampung,” jelasnya.

Rumah Sahroni memang sempat dijarah massa pada Sabtu (30/8) kemarin. Massa mengambil sejumlah barang milik Sahroni dari sana. Koleksi mobilnya juga dirusak massa.

Saat ini, akses menuju rumah Sahroni telah dijaga ketat oleh warga. Selain warga sekitar dilarang mendekat ke sana.(egg)

Leave a Reply