Oknum TNI Mengamuk di Markas Polres Selayar, Berkali-kali Lepas Tembakan ke Udara

Ilustrasi: peluru nyasar

Ilustrasi: tembakan

KLIKSANDI.COM, Selayar — Sejumlah oknum prajurit TNI dilaporkan mengamuk di depan Markas Polres Selayar. Salah satu di antaranya bahkan sempat melepaskan tembakan berkali-kali ke udara.

Humas Polres Selayar, Aipda Suardi Alimuddin membenarkan kejadian itu. Dia menyebut, kejadian itu terjadi pada Sabtu, 23 Agustus 2025, malam.

“Tiga orang (oknum TNI) ini, salah satu di antara 3 orang ini itu menembak ke atas, itu sebenarnya yang jadi masalah. Laporannya ada 3 kali (suara tembakan),” tuturnya.

Suardi menyebut oknum TNI itu hanya melepaskan tembakan ke udara. Dia mengaku tidak ada kerusakan fasilitas di Mapolres Selayar ataupun korban luka akibat tembakan itu.

“Iya, menembak ke atas saja. Nggak ada (kerusakan atau polisi terkena tembakan). Dia menembak ke atas. Dia intinya bikin kaget,” ucap Suardi.

Suardi mengatakan kasus ini sudah ditangani Kapolres Selayar AKBP Didid Imawan bersama Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudi Harianto. Kedua belah pihak berkomitmen akan menyelesaikan persoalan.

“Jadi Pak Dandim itu datang ketemu sama Kapolres untuk membicarakan penyelesaian masalahnya. Barulah banyak anggotanya yang ikut, mungkin mau tahu bagaimana penyelesaiannya,” bebernya.

Suardi mengatakan, kasus ini dipicu kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anggota Polres selayar, Aipda MT dengan seorang anggota Kodim. Kasus kecelakaan ini terjadi pada 12 Agustus 2025 lalu.

Suardi mengatakan kasus kecelakaan tersebut langsung ditindaklanjuti pihak kepolisian. Menurutnya, Kapolres Selayar AKBP Didid Imawan telah memerintahkan agar perkara itu diproses sesuai prosedur.

“Pascakejadian itu begitu langsung dilaporkan ke Kapolres, Kapolres langsung perintahkan Kanit Laka untuk diproses dan langsung dilakukan penahanan. Jadi sebelum Kapolres tahu bahwa ada keluarganya TNI saja itu sudah diproses, sudah ditahan,” bebernya.

“Bahkan Kapolres itu suruh periksa di Propam juga jadi disamping pidananya, laka lantasnya jalan, disiplinnya juga jalan di propam,” tambahnya.

Suardi menegaskan bahwa anggota Polres yang terlibat kecelakaan sudah diproses sesuai prosedur. Dia menambahkan, kemungkinan ada miskomunikasi sehingga anggota TNI menduga kasus belum ditangani.

“Ini kayaknya teman dari Kodim itu salah mendapatkan informasi gitu. Jadi miskomunikasi saja mungkin dikira tidak diproses padahal sudah ditahan,” bebernya.

Dandim 1415 Selayar Letkol Czi Yudo Harianto turut membenarkan bahwa tiga anggota TNI mendatangi Mapolres Selayar terkait kasus laka lantas. Dia menyebut warga yang terlibat kecelakaan dengan anggota polisi keluarga salah satu anggota TNI.

“Kejadian ini (oknum TNI anggota Kodim Selayar mendatangi Mapolres) sebenarnya akumulasi dari kejadian warga, kebetulan warga yang alami kecelakaan lalu lintas, ini dia punya hubungan keluarga sama salah satu personel Kodim,” ujar Letkol Czi Yudo.

Yudo mengatakan kecelakaan melibatkan dua orang ibu-ibu dengan sebuah mobil yang dikendarai oleh personel Polres Selayar. Korban sempat dievakuasi ke UGD dengan pendampingan personel Polres, namun pengemudi mobil disebut sempat mengancam dan mengajak berkelahi.

“Itu antara 2 orang ibu-ibu dengan 1 mobil yang dikendarai oleh personel Polres,” ucapnya.(egg)

Leave a Reply